Camat Pugung Kabupaten Tanggamus Jelaskan Pembangunan Jembatan Way Tebu II Prioritaskan 2019

oleh -6 views

Camat Pugung Kabupaten Tanggamus, Jelaskan Pembangunan Jembatan Way Tebu II Prioritaskan 2019

Tanggamus -Pembangunan jembatan Way Tebu II di Pekon Way Pring Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, adalah merupakan pembangunan yang diprioritaskan tahun 2019. Demikian pernyataan Camat Pugung Kabupaten Tanggamus, Drs.Hardasyah, MM., saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/07/2019).

Camat Pugung Kabupaten Tanggamus Drs. Hardasyah, MM., pembangunan jembatan tersebut sudah melalui proses usulan yang benar, dimulai dari tingkat Dusun sampai Provinsi. “Jembatan itu diawali hasil Musyawarah Dusun (Musdus), lalu diajukan ke Musyawarah Pekon (Musdes), dan diajukan sebagai Skala Prioritas ke Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tingkat Kecamatan. Selanjutnya ke tingkat Kabupaten, hingga rencana pembangunan tingkat Provinsi,” jelas Drs.Hardasyah, MM.

Jembatan Way Tebu II di Pekon Way Pring Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Camat Pugung
Drs. Hardasyah,MM., mengatakan, bahwa hasil musyawarah selalu masuk dalam usulan pembangunan. Hingga akhirnya diputuskan untuk dibangun jembatan tersebut pada tahun 2019, dan menjadi Prioritas pembangunan di Pekon Way Pring Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus.
“Pekon Way Pring Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, lokasi Pekon Way Pring semua harus melewati sungai dan diusulankan pembangunan jembatan Way Tebu II yang dianggap penting dan tahun 2019 bisa dikerjakan pembangunan jembatan Way Tebu II ,” ujar Camat Pugung Kabupaten Tanggamus Drs.Hardasyah, MM.

Selain hal itu, alasan Prioritas karena Pekon Way Pring Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, masuk daerah Terisolir yang ada di Wilayah Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. Dan untuk mengatasi keadaan Pekon adalah dengan membangun jembatan dan jalan Pekon Way Pring Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus juga belum ada yang aspal, karena untuk memasukan matrial ke Pekon Way Pring Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus perlu jembatan dahulu,” kata Camat Pugung Drs. Hardasyah,MM.
Pembangunan jembatan Way Tebu II di Pekon Way Pring Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, menjadi salah satu yang diidam-idamkan warga dan namun sayang, kini dihentikan karena masih ada sengketa lahan antara keluarga Hi. Syahrani dengan Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus.

Dukungan akan kelanjutan pembangunan jembatan Way Tebu II yang berada di Pekon Way Pring Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, warga Pekon Way Pring Kecamatan Pugung dan warga Pekon Banjar Negeri Kecamatan Gunung Alip sudah mendatangi Polda Lampung, pada Sabtu 27 Juli lalu. Tujuannya untuk membuat petisi agar pembangunan jembatan Way Tebu II dilanjutkan kembali.
Dikatakan Munajad, warga Pekon Way Pring, penandatanganan tersebut sebagai bentuk dukungan agar pembangunan jembatan Way Tebu II yang melintasi sungai Way Tebu diteruskan. “Warga yang tanda tangan ini dari mana-mana, khususnya warga Pekon Way Pring, Pekon Banjar Negeri, dan Pekon Ciherang. Tujuannya minta supaya pembangunan jembatan Way Tebu II dilanjutkan, sebab kami sebagai warga sangat mengharapkan jembatan Way Tebu II,” kata Junaidi di lokasi pemasangan petisi.

Junaidi mengaku tanda tangan dilakukan secara sukarela, tidak ada paksaan kepada warga agar mau menandatangan, dan sudah dilakukan sejak pekan lalu, dan baru pada hari Minggu 28 Juli 2019 bukti tanda tangan itu dipasang di depan lokasi pembangunan jembatan Way Tebu II di Pekon Way Pring.
Bentuk petisi berupa banner dengan ukuran lebar sekitar dua meter dan tinggi lima meter, didirikan di pohon kelapa. Kemudian jumlah tanda tangan lebih dari 200. Di dalamnya hanya tanda tangan saja tanpa nama penandatangan dengan alasan keamanan.
Sedangkan isi petisi, “Kami warga Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung dan warga Pekon Banjar Negeri Kecamatan Gunung Alip sangat mendukung pelaksanaan pengerjaan jembatan Way Tebu II, karena ini merupakan akses utama kami untuk kebutuhan pendidikan/pengajian serta mengeluarkan hasil bumi.”
Pekerjaan proyek jembatan Way Tebu II masih terhenti. Jembatan Way Tebu II yang dikerjakan rekanan PT Citra Mulia Karya Mandiri dengan nilai kontrak Rp 3,8 miliar lebih. Pekerjaan ini berasal dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler 2019, dan Sharing Dana Daerah.

Terhentinya pekerjaan yang sekarang adalah karena adanya pihak Hi.Syahrani yang mengaku bahwa pembangunan jembatan tersebut merugikan dirinya karena menggunakan lahan miliknya dan belum ada ganti rugi. sehingga pihak Hi.Syahrani meminta pekerjaan dihentikan.
“Sudah satu bulan pembangunan jembatan Way Tebu II terhenti dan belum bisa dipastikan kapan akan dilanjutkan lagi. Padahal warga sangat berharap jembatan Way Tebu II dapat cepat selesai. Harapan kami pembangunan jembatan Way Tebu II bisa dapat dilanjutkan, walaupun ada masalah hukum biar diselesaikan secara hukum tapi jangan pembangunan jembatan Way Tebu II diberhentikan, sebab warga sangat membutuhkan keberadaan jembatan Way Tebu II Pekon Way Pring,” ujar Junaidi.

Rahmat, pemilik sawah yang berada di Pekon Way Pring warga Pekon Banjar Negeri Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus, mengatakan bahwa banyak warga yang membutuhkan jembatan Way Tebu II tersebut. “Saya berharap jembatan Way Tebu II bisa segera dilanjutkan pembangunannya, karena banyak warga dan masyarakat sebagai pengguna jembatan Way Tebu II. Kami sangat mengharapkan pembangunan bisa dilanjutkan kembali. Tujuannya supaya jembatan Way Tebu II cepat selesai, dan digunakan sebagai memperlancar transportasi warga,” ujar Rahmat. (Heri Apriyanto).

Camat Pugung Kabupaten Tanggamus, Jelaskan Pembangunan Jembatan Way Tebu II Prioritaskan 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *