Warga Tanda Tangani Dukungan Pembangunan Jembatan Way Pring Kecamatan Pugung

  • Bagikan

Warga Tanda Tangani Dukungan Pembangunan Jembatan Way Pring Kecamatan Pugung

GINEWSTVINVESTIGASI.COM ■ Tanggamus  – Warga Kecamatan Pugung terus menggulirkan dukungan agar diteruskannya pembangunan jembatan Way Tebu di Pekon Way Pring Kecamatan Pugung, Tanggamus.
Sebab jembatan penghubung Pekon Way Pring menuju sejumlah Pekon yakni Banjar Negeri Kecamatan Gunung Alip, Pekon Purwodadi Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus maupun sebaliknya, sangat dibutuhkan masyarakat dan warga setempat.

Pasalnya, selain untuk kelancaran transportasi masyarakat, pulang pergi anak sekolah, menjual dan mengluar hasil bumi serta hasil pertanian dan sebagainya, jembatan Way Tebu Pekon Way Pring Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, juga merupakan kebanggan warga atas perhatian pemerintah yang peduli warganya.
Namun harapan memiliki jembatan itu, warga harus kembali bersabar setelah adanya penghentian oleh salah satu pihak yang merasa dirugikan dan melaporkan kepada kepolisian atas dasar penyerobotan lahan.
Bahkan gaung penyerobotan tersebut sempat ramai diperbincangkan, padahal jika saja kita langsung melihat lokasi dan menelusuri sejarah dari warga yang lahir disana, jalan itu sudah ada sejak puluhan tahun lalu.
Kepastian itu juga disampaikan Asyana, nenek 60 tahun warga Pekon Banjar Negeri Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus, dimana sebelumnya pemilik lahan di lokasi yang disengketakan adalah milik ayahnya Abduk Kholik yang telah mewakafkan untuk jalan umum secara lisan.
Kini, warga terus meminta dan mencari dukungan semua pihak agar jembatan segera selesai terealisasi. Bahkan jika saja sengketa itu dapat diselesaikan segera, warga siap membayar dengan iuran.
Tentu itu buka isapan jempol semata, sebab di lokasi pembangunan jembatan Way Pring II, telah terpampang spanduk ucapan terima kasih warga kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Tak hanya itu, baliho dukungan berisi ratusan tanda tangan yang dibubuhkan warga masyarakat juga terpampang disisi jembatan.
Adapun baliho tersebut berisi “Kami warga masyarakat Pekon Way Pring Kecamatan Pugung dan Pekon Banjar Negeri Kecamatan Gunung Alip Sangat Mendukung Pelaksanaan Pengerjaan Jembatan Way Tebu Karena Ini Merupakan Akses Utama Kami untuk Kebutuhan Pendidikan/Pengajian serta Mengeluarkan Hasil Bumi Petani,”.

Menurut keterangan warga yang berada di lokasi pemasangan spanduk dan Baliho tersebut, Samsuri dan Subroto warga Pekon Way Pring Kecamatan Pugung yang juga ditemani warga Pekon Banjar Negeri Kecamatan Gunung Alip Ambari mengatakan, benar mereka yang memasang spanduk dan baliho tersebut.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat yang dikuatkan dengan ratusan tanda tangan yang mereka himpun dari ratusan masyarakat Pekon Way Pring dan Pekon Banjar Negeri.
“Kami ini murni tanpa bayaran, hanya demi ingin dilanjutkannya pembangunan jembatan itu,” beber Samsuri yang di amini kedua rekannya, Minggu (28/07/2019).

Kesempatan itu juga, mereka berharap pemangku kepentingan dan pihak terkait dapat mempertimbangkan kemaslahatan warga sebagai pengguna jembatan nantinya, yakni warga Pekon Way Pring, warga Pekon Banjar Negeri atau masyarakat umum lainnya.
“Mohon pertimbangkan para pejuang yang telah memperjuangkan pembangunan jembatan ini. Sekali lagi harapan kami, untuk diteruskannya pembangunan jembatan dan laporan kepada para pejuang-pejuang dapat dipertimbangkan, kalau bisa dibatalkan,” harapnya. (Heri Apriyanto).

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: