Prov Sulbar, Kedatangan Nelegasi Negara Peseta Polewali Mandar Internasional Folk and Art Pestivaf (PIFAF) 2019

oleh -0 views

Prov Sulbar, Kedatangan Nelegasi Negara Peseta Polewali Mandar Internasional Folk and Art Pestivaf (PIFAF) 2019

BULO POLEWALI I ginewstvinvestigasi. com – Bertempat di Dusun Kanusuang, Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, Polewali Mandar kedatangan delegasi Negara peserta And Art Pestival (PIFAF) di Dusun Kanusuang Desa Pulliwa disambut antusias masyarakat Bulo.

Ratusan pelajar mulai tinggkat TK, SD, SMP hingga guru rela berpanas-panas berbaris di pinggir jalan menunggu kedatangan negara, India, Ceko, dan Korea Selatan (Korsel).

Dikawal mobil Patwal bus pariwisata yang ditumpangi Negara Ceko tiba lebih awal disusul dari Korea, dan India. Berjalan beberapa meter ke lokasi acara, mereka disambut lambaian bendera kecil masing-masing negara dengan tabuhan musik khas Mandar, rebana. Beberapa pelajar juga tidak canggung mengajak delegasi untuk berswafoto.

Plt Kepala Dinas Dispop Polewali Manda, Andi Masri Masdar menyampaikan, di Polewali Mandar ada banyak kecamatan, setiap pelaksanaan PIFAF, diupayakan masyarakat yang tidak sempat menonton PIFAF di panggung utama di sport center bisa menikmati event PIFAF.

“Kita mencoba untuk menghibur masyarakat dan memperkenalkan budaya mereka ke masyarakat dan juga budaya kita. Jadi setiap tahunnya kita pilih siapa-siapa kecamatan yang akan kita kunjungi. Kalau tahu ini ada lima kecamatan.” Kata Andi Masri usai streer dance di SMPN 6 Wonomulyo, Kamis (02/08/2019).

Dia mengharapkan, setelah delegasi negara selelesai tampil, masyarakat bisa mengetahui secara langsung bagaiaman budaya Korea, Ceko, dan India. Walaupun sudah lihat di TV, namun secara langsung bisa melihat seperti apa budayanya dan bisa berfoto dengan delegasi setiap negara.

Dikatakan, budaya merupakan jati diri Bangsa Indonesia, mereka pun seperti itu, dengan kebudayaan dan kesenian bisa menjalin persahabatan, menjaga perdamaian dunia.

Sementara Wardi, salah satu warga Bulo mengaku sangat terhibur dengan kedatangan PIFAF di daerahnya.

“Ini bisa menjadi pelajaran bagi anak-anak kita agar bisa mencintai budaya Mandar, jangan malu, harus bangga kayak mereka, tidak malu.” (Sunandar Polman Prov Sulbar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *