Bursa Inovasi Desa Kluster II Di Cijayanti Kec. Babakan Madang Kab. Bogor

oleh -4 views

Bursa Inovasi Desa Kluster II di Cijayanti Kec. Babakan Madang Kab. Bogor

Bursa Inovasi Desa Kluster II di Cijayanti Kec. Babakan Madang Kab. Bogor

Bursa Inovasi Desa Kluster II di Cijayanti Kec. Babakan Madang Kab. Bogor

Kab. Bogor, Camat Babakan Madang Kab. Bogor, Yudi Santosa, S. Sos, secara resmi membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa, Kluster II, di Campas Cijayanti Kec. Babakan Madang Kab. Bogor (6/8/2019),

Kegiatan yang di hadiri oleh, Tika Siti Jatnika, Plt Sekdis DPMD / Sekretaris Tim Inovasi Kabupaten dan beserta jajarannya, Solih Mustova, konsultan pendamping wilayah (KPW) 3 Jabar, para Tenaga Ahli P3MD Kab. Bogor, perwakilan dari 5 Kecamatan, para Kepala Desa, BPD, tokoh masyarakat, TPID (Tim Pelaksana Inovasi Desa), Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa(PLD), dan tamu undangan lainnya,

Adapun rapat Bursa Inovasi Desa Kluster II ini, di ikuti semua Desa dari 5 Kecamatan di Kab. Bogor yakni, Babakan Madang, Sukaraja, Citeureup, Gunung Putri dan Bojong Gede,

Dalam sambutannya, Yudi Santoso, S. Sos, Camat Babakan Madang Kab. Bogor, mengungkapkan, Program Inovasi Desa tumbuh dalam 3 bidang utama yaitu, pengembangan kewirausahaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemenuhan peningkatan infrastruktur pedesaan,

menurut, Yudi Santosa, S. Sos, Camat Babakan Madang Kab. Bogor,
beberapa aspek yang belum mendapat perhatian dalam pengelolaan Dana Desa ini adalah, aspek regulasi kelembagaan, aspek tata laksana dan aspek pengawasan, sehingga Yudi Santosa, S. Sos, mengharapkan bahwa aspek regulasi kelembagaan perlu didukung dengan regulasi dan petunjuk teknis pelaksanaan keuangan desa, agar formulasi pembagian dana desa dapat lebih proporsional, sedangkan pada aspek pelaksanaan perlu didukung dengan regulasi yang disesuaikan dengan kondisi daerahnya masing – masing, sebagai contoh dengan harga baku barang, jasa atau standar harga yang dapat dijadikan acuan bagi desa dalam menyusun APBD saat ini, sedangkan dalam aspek pengawasan terdapat persoalan yang dihadapi, yaitu masih rendahnya efektifitas inspektorat daerah dalam melakukan pengawasan pengelolaan keuangan desa,” ungkap Camat Babakan Madang Kab. Bogor, Yudi Santosa, S. Sos,

Camat Babakan Madang Kab. Bogor, Yudi Santosa, S. Sos, juga mengharapkan agar pada Pelaksanaan Rapat inisiasi bursa inovasi ini, bisa saling tukar informasi tentang gambaran kondisi aparatur pemerintahan desa di wilayah desa masing – masing, mengevaluasi pelaksanaan peningkatan kapasitas yang telah dilaksanakan serta menyusun rencana kerja pengembangan kapasitas aparatur pemerintah desa, merumuskan model yang terbaik untuk pelaksanaan peningkatan kapasitas aparatur desa, sehingga melalui program inovasi desa, diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisifatif,” ujar Yudi Santoso, S. Sos, Camat Babakan Madang Kab. Bogor,

Ditempat yang sama, Hendro Tenaga Ahli Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), mengatakan Program Inovasi Desa ini, adalah program pusat, yang mana sudah dilaksanakan untuk tahun ke 3, dan munculnya Program Inovasi Desa ini, karena dilihat dari tahun ke tahun, Dana DESA yang dikucurkan pemerintah ke desa sangatlah besar, sehingga banyak desa – desa yang kesulitan mengalokasikan kegiatannya, dan kadang hanya terfokus pada kegiatan infrastrukturnya saja, seperti perbaikan jalan lingkungan, drainase, talud dan TPT, akhirnya kegiatannya itu sendiri kurang berpariasi, sehingga pemerintah pusat memunculkan program inovasi desa ini, dimana desa – desa diberi refrensi, pilihan, kegiatan – kegiatan, yang bisa diambil oleh desa tsb, dalam berinovasi menggunakan dana desanya, dimana nantinya penggunaan dana desanya, akan lebih bervariasi, berkualitas, dan itulah tujuan dimana program Inovasi Desa ini muncul,” ungkap Hendro Tenaga Ahli Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD),

Bahkan menurut ,Tika Siti Jatnika, Plt Sekdis DPMD / Sekretaris Tim Inovasi Kabupaten, dari Program Inovasi Desa ini sendiri, diakui sudah ada beberapa desa yang berhasil dalam melakukan kegiatan Inovasi Desa, dimana desa tsb mengambil kegiatannya dari menu yang di tawarkan saat pelaksanaan Bursa Inovasi Desa, misalnya saja, desa Cibitung Wetan Kec. Pamijahan, memilih menu potensi wisata desa, dan dikelola oleh Bumdes, seperti Curug Cikuluwung, dan ada juga Bumdes yang mana satu – satunya di indonesia yang punya usaha hotel, dan pengelolaannya pun tidak di desa nya melainkan di desa lain, yakni Hotel Bayak Cilember Cisarua di Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, bahkan Kab. Bogor sendiri adalah satu – satunya yang terbaik dalam melakukan usaha inovasi,” sebut Tika Siti Jatnika, Plt Sekdis DPMD / Sekretaris Tim Inovasi Kabupaten (Hotma Lingga. T)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *