KSB Seakan Tidak Tersentuh Oleh Aparat Penegak Hukum

oleh -3 views

Batam, 08 Agust 2019 Hasil RDP tertanggal 29 Juli 2019 Oleh Komisi I DPRD kota Batam, masih belum ada tindak lanjutnya. Dari kesimpulan RDP tersebut bahwa PT. PMB (Prima Makmur Batam), telah mengakui bahwa tidak memiliki Dokumen yang kuat dalam penggarapan Hutan Lindung baik itu dari BP Batam sebagai Pemberi ijin dalam Pemegang Otoritas Lahan dan KPHL Ii Batam selaku pihak perpanjangan tangan KLHK yang berada di Batam serta DLH Kota Batam maupun BLH Kepri yang seakan-akan tutup mata dengan kejadian penyerobotan Hutan Lindung.

KPHL II Batam dalam hal ini selaku Bidang Pengawasan terhadap Hutan Lindung seakan tidak berdaya untuk menghadapi hal-hal seperti ini. Selain dari pada KSB yang didalam RDP tersebut, masih banyak lagi KSB-KSB yang sejatinya menyerobot Hutan Lindung yang berada di Batam ini.

Kasus PT PMB yang tidak memiliki modal apapun juga bisa membabat Hutan Lindung mulai tahun 2017 seakan bak Hero berani melawan Hukum namun tidak tersentuh. Apakah ada berbagai pihak yang membackup dibelakang pengusaha ini??? Ujar narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Berdasarkan data yang awak media globalinvestigasinews.co.id himpun terdapat Surat Hibah dan denah serta kwitansi kavling-kavling yang diperjualbelikan oleh pihak PT PMB kepada masyarakat.

Ketika menemui beberapa konsumen yang telah dirugikan tersebut setelah mengetahui kebenaran Lahan kavling tersebut adalah Bodong, mereka hanya meminta dikembalikan sesuai dengan besaran yang telah mereka setor.

Dalam menyikapi hal tersebut, ketika awak media meminta pendapat pihak KPLHI Kepri dengan kasus ini Evi Yuliana Mengatakan segera berkoordinasi dengan Gakkum KLHK agar ditindak. (Saut Barani)

KSB…Oh KSB Seakan Tidak Tersentuh Oleh Aparat Penegak Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *