Salah Satu Desa di Wilayah Tulangbawang Gunakan Anggaran DD /ADD Diduga Tidak Ikuti Patunjuk Teknis

oleh -0 views

Salah Satu Desa di Wilayah Tulangbawang Gunakan Anggaran DD /ADD Diduga Tidak Ikuti Patunjuk Teknis

TULANGBAWANG I ginewstvinvestigasi. com – Besarnya Dana yang dikucurkan Pemerintah Pusat kesetiap Desa untuk pembangunan guna membangkitkan perekonomian masyarakat, melalui Dana Desa (DD), dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dikelola oleh Desa sangatlah besar.

Harapan Pemerintah Pusat melalui kucuran Dana tersebut dapat berjalan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah perdesaan, tentu dibarengi kejujuran dan transparansi dalam pengelolaan Keuangan Desa, serta pelaporan dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas setiap tahunnya.

Ironisnya, Dana yang begitu besar yang dikelola oleh salah satu Desa diduga tidak mengikuti Petunjuk Teknis, Seperti halnya yang terjadi di Kampung Wira Agung Sari, Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulangbawang, Selasa (6/8/19).

Di saat awak media global investigasi di lapangan. Nampak terlihat secara visual, ada kejangalan dengan penggunaan Dana Desa (DD) untuk pembangunan Balai Kampung dan pembangunan jalan onderlagh.

Dari pantauan beberapa awak media dilapangan, pembangunan Balai Kampung yang sedang dalam proses pengerjaan pengecoran ternyata menggunakan besi ukuran 8 inc dan untuk besi cincinnya menggunakan besi ukuran 4 inc, hal tersebut patut diduga adanya unsur kesengajaan yang dilakukan oleh oknum perangkat kampung untuk mencari keuntungan.

Bukan hanya itu, hal serupa juga terjadi untuk pembangunan jalan Onderlagh sepanjang 250 meter dengan nilai anggaran Rp. 118.887.000, yang di duga adanya Mark Up anggaran, selain dari pada itu nampak dalam pengerjaannya tidak mengikuti petunjuk teknis, seperti cara pemasangan batu yang seharusnya dipasang berdiri namun fakta dilapangan dipasang dengan cara batu tertidur rata sehingga diduga akan mengurangi volume ketebalan dan tidak dipasangnya batu pengunci ukuran 20 cm baik kiri ataupun kanan badan jalan.

Mulyono selaku Kaur Pembangunan yang juga sebagai Tim pelaksana Kegiatan (TPK) di Kampung Wira Agung Sari mengungkapkan bahwa apa yang sudah dikerjakan baik itu pembangunan Balai Kampung dan pembangunan jalan Onderlagh, itu sudah sesuai dengan gambar dan perencanaan, dan jika memang cara pemasangan batu Onderlaghnya masih salah jika disuruh dibongkar nanti akan dibongkar, ungkapnya kepada awak media.

Sampai dengan berita ini dipublikasikan Kepala Kampung Wira Agung Sari Ridwan belum bisa dikonfirmasi, saat ditemuin dikantor dan dirumahnya tidak ada ditempat, dihubungi melalui via Handphonenya tidak aktif atau berada diluar jangkauan. (CYN/ Kaperwil Lampung).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *