Aliansi Mahasiswa Peduli Buruh Desak PT. Ivomas Tunggal Keluarkan Hak Surono Selaku Karyawan

oleh -0 views

Aliansi Mahasiswa Peduli Buruh(AMPB)  Desak PT. Ivomas Tunggal Keluarkan Hak Surono Selaku Karyawan

Aliansi Mahasiswa Peduli Buruh(AMPB)  Desak PT. Ivomas Tunggal Keluarkan Hak Surono Selaku Karyawan

Jakarta -Global Investigasi News. Co. Id. Aliansi Mahasiswa Peduli Buruh(AMPB)  mendatangi Kantor Plaza Sinarmas Thamrin Jakarta pusat 8/8/2019 atas kasus yang menimpa buruh PT. Ivomas Tunggal Sei. Rokan Riau yang bernama Surono telah bekerja selama tiga belas tahun di PT. Ivomas Tunggal yang di PHK dengan tunduhan melakukan penggelapan dua janjang buah sawit milik perusahaan pada tanggal 28 Desember 2017 silam oleh Security perusahaan atas nama Jumino dan Jumingin.hal ini disampaikan Zuhri selaku Kordinator, 

Zuhri juga menambahkan, “Pada tanggal 30/12/2017 Surono dijemput lalu dibawa ke kantor besar Divisi PT. Ivomas Tunggal yang beralamat di Pondok Dua Sei. Rokan Telaga Samsam Kec. Kandis untuk dimintai keterangan atas laporan security. kemudian saat tiba dikantor Surono di introgasi oleh Mhd. Yasir Sinaga yang sekarang diangkat menjadi Manager dan Andi Perkasa selaku Asisten Kepala(Askep)  untuk  mengakui perbuatanya dan membuat surat  pengunduran diri dari perusahaan, kemudian Surono tidak membuat pernyataan tersebut namun pihak perusahaan membuat surat sendiri dan memaksa Surono untuk menandatangani surat tersebut. 9/8/2019, “ucapnya

Lanjut Zuhri, pada tanggal 30 Desember 2017 Surono langsung dibawa ke Kantor Polsek Kandis oleh  Andi dan Jumino dengan tujuan melaporkan perbuatan Surono ke polsek Kandis. Namun setiba di polsek Kandis Surono di mintai keteranganya oleh pihak Polsek, setelah melakukan pemeriksaan pihak kepolisin menyimpulkan bahwa  Surono tidak bersalah atas tuduhan tersebut. Kemudian saudara Jumino dan Andi bersikeras tetap menuduh Surono melakukan penggelapan buah milik perusahaan. dan pada tanggal 23/1/2018 Surono resmi di PHK oleh PT. Ivomas Tunggal berdasarkan surat PHK nomor: 004/SRICE/PHK/01/2018,
 
Katika  dikonfirmasi Surono mengatakan, “sedangkan saya tidak terbukti melakukan tindak pidana atas apa yang perusahaan tuduhkan kepada saya, saya sudah jelaskan alasan saya meninggalkan dua janjang sawit di blok saya memanen, saya mengidap penyakit gagal ginjal dan sudah diperiksa di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru dan saya dianjurkan untuk tidak bekerja terlalu berat karena masih dalam proses perawatan, “tuturnya, 

Surono juga menambahkan, “setelah melewati beberapa proses dan mediasi melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Siak akhirnya saya melayangkan Gugatan ke Pengadilan Hubungan Industri (PPHI) Pekanbaru nomor perkara: 50/Pdt.SuS-PHI/2019/PN.Pbr, karena saya  tidak bersalah namun tetap di PHK oleh perusahaan dan ingin menuntut hak-hak saya dengan perusahaan terutama uang pesangon yang belum di terima, “tutupnya

Dan Zuhri juga menegaskan  karena itu, kami dari  Aliansi Mahasiswa Peduli Buruh(AMPB) mendesak dan meminta PT. Ivomas Tunggal segera memberikan hak-hak  Surono yang diduga di PHK sepihak oleh PT. Ivomas Tunggal Sei. Rokan Riau, dan memberhentikan saudara Muhammad Yasir Sinaga selaku Manager, Andi Perkasa  selaku Askep, Jumino dan jumingin selaku security di PT. Ivomas Tunggal, jika tuntutan ini tidak diindahkan PT. Ivomas Tunggal, kita akan gelar aksi rutin setiap minggu didepan Gedung Sinarmas ini, “tutupnya(Saepul Lubis) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *