Masyarakat Kepala Madan Berharap Jalan SP. Teluk Bara – Kepala Madan Bisa Di Terealisasi

  • Bagikan

Masyarakat Kepala Madan Berharap Jalan SP. Teluk Bara – Kepala Madan Bisa Di Realisasi

Masyarakat Kepala Madan Berharap Jalan SP. Teluk Bara – Kepala Madan Bisa Di Realisasi

GINews, Bursel Namrole
Masyarakat Kecamatan Kepala Madan Kab. Buru Selatan, Sangat Berharap Pemerintah Provinsi Maluku Memperhatikan Akses Jalan Sp. Teluk Bara – Kepala Madan yaitu 48 KM dan 9 Unit Jembatan.
Sebanyak 16 desa di Kecamatan Kepala Madan, tak merasakan manisnya saat berkendara di jalanan aspal. Sebab, sebagian besar jalan di Penghubung kecamatan Kepala Madan – Teluk Bara tersebut merupakan jalan tanah. Jika hujan akan berlumpur dan bila panas akan berdebu.
Hal itu sudah dirasakan sejak tahun 1982 silam. Masyarakat yang mayoritas mencari nafkah dari hasil kebun dan nelayan harus terisolasi akibat jalan utama sepanjang 48 kilometer yang menghubungkan 2 Kabupaten Buru – Buru Selatan rusak parah.
Bahkan, jika ingin pergi berobat masyarakat disana lebih memilih ke Naik Perahu Atau Jonson

masyarakat masih bergantung hidup dengan Lomboat Fasco Fiber Sebagai transportasi dan kehidupan sehari-hari. “Kalau bawa Coklat, Kelapa olahan kami masih Pakai jonson,” sebutnya.
Hal itu dikarenakan jauhnya jarak yang ditempuh dengan menggunakan transportasi darat seperti sepeda motor atau mobil. Untuk keluar dari kecamatan Kami, butuh waktu hampir 3,5 jam. Itupun jika cuaca sedang bagus, kalau tidak butuh waktu yang lebih lama lagi.
Hal yang sama juga dirasakan oleh Desa Waeruba dan sekitarnya. Saat memasuki musim penghujan, maka jalanan disana akan berlumpur. “Saat ini kondisi kecamatan kami sama sekali tidak bisa dilewati. Jika bisa lewat, hanya bisa menggunakan alat berat seperti eskavator bantuan perusahaan,” kata Rahman Soamole.
Di Kecamatan Kepala Madan, ada 16 desa yang harus merasakan buruknya akses jalan. Selain itu, 3 desa lainnya berada di Kecamatan Buru Utara Barat. Rahman menyebut, pihak Kecamatan sudah berupaya meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Maluku agar jalan dapat disemenisasi. Namun nyatanya, upaya itu hingga kini belum membuahkan hasil.
Pasal nya Waktu Kunjungan Mantan Gubernur Maluku Said Assegaf. Tahun 2016 Dalam Rangka Kegiatan KEK di Kecamatan Kepala Madan. Beliau sudah Berjanji Akan Membangun Jalan SP. Teluk Bara – Kepala Madan yang di anggarkan Melalui APBD Provinsi. Namun Sampai Sekarang ini Belum Terealisasi.

Salah Seorang Tokoh Kecamatan Kepala Madan. Rahman Soamole, Di Mintai Pendapat Terkait Jalan Penghungung Kecamatan Kepala Madan – Teluk Bara, katong sangat berharapkan Pemerintah Provinsi Maluku dalam hal ini harus lebih memperhatikan jalan ini, karena masyarakat sangat menderita, akses transportasi terhambat ketika terjadi musim curah hujan, dimana ada beberapa kali tidak bisa di lalui di karenakan kondisi air banjir, disamping itu masyarakat sangat berharap agar jalan ini segera di aspal.
katong pung kecamatan Kepala Madan merupakan salah satu kecamatan dengan penyumbang ikan, kelapa dan coklat sangat banyak. Rata rata masyarakat sangat bergantung pada sector perkebunan dan perikanan, kalo pada musim hujan katong stengah mati pungkasnya,, masyarakat tidak bisa membawa hasil ikan, kelapa dan coklat ke namlea dan ambon.
Katong berharap semogga di pemerintahan Gubernur Baru Pak. Murad Ismail dapat memperhatikan jalan ini pungkasnya.
Penulis Kamel Rahmat Definubun

Masyarakat Kepala Madan Berharap Jalan SP. Teluk Bara – Kepala Madan Bisa Di Realisasi
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: