Puluhan KPM-PKH Kabupaten Pringsewu Mengundurkan Diri, Merasa Mampu & Mandiri

oleh -0 views

Puluhan KPM-PKH Kabupaten Pringsewu Mengundurkan Diri, Merasa Mampu & Mandiri

Puluhan KPM-PKH Kabupaten Pringsewu Mengundurkan Diri, Merasa Mampu & Mandiri

Pringsewu – Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu menerima surat pengunduran diri dari Penerima Keluarga Penerimaan Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH).

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Bambang Suharmanu, bahwa puluhan Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) mengundurkan diri.

“Ada 31 Kepala Keluarga (KK) yang mengundurkan diri sebagai penerima Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) dari Jumlah Program Keluarga Harapan (PKH) 16.318 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), se-Kabupaten Pringsewu,” ungkap Bambang diruang kerjanya, Senin (12/08/2019).

Menurutnya, 31 Kepala Keluarga (KK) tersebut mengundurkan diri dengan alasan karena mereka menyadari atas mampunya sebagai orang yang tidak menerima Penerima Keluarga Manfaat Program Keluarga Harapan (PKM-PKH).

“31 Kepala Keluarga (KK) tersebut tersebar di 9 (sembilan) Kecamatan diantara Kecamatan Pringsewu 2 Kepala Keluarga, Kecamatan Ambarawa 9 Kepala Keluarga, Kecamatan Pagelaran 9 Kepala Keluarga, Kecamatan Banyumas 1 Kepala Keluarga, Kecamatan Gadingrejo 6 Kepala Keluarga, Kecamatan Pardasuka 1 Kepala Keluarga, Kecamatan Pagelaran Utara 1 Kepala Keluarga dan Kecamatan Sukoharjo 2 Kepala Keluarga, ” Ungkap Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Bambang Suhermanu.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Bambang Suhermanu, mengatakan dengan mengundurkan diri sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu mengucapkan terimakasih dan contoh ini bisa berkembang di Kabupaten Pringsewu sehingga angka kemiskinan akan menurun.

Sementara Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu saat ini sedang melakukan Verifikasi Basis Data Terpadu (BDT) dengan Jumlah Basis Data Terpadu (BDT) totalnya 40.608 rumah tangga dan jumlah jiwa 149.341, terang Kepada Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Bambang Suhermanu.

“Verifikasi Basis Data Terpadu (VBDT) saat ini sedang dilakukan dengan di cek data kependudukannya yang di dalamnya ada isi kolom-kolom diantara kendararan, ternak, dan kondisi rumah.
Setelah Verfikasi Basis Data Terpadu dilakukan musyawarah Desa dan hasil musyawarah ditujukan ke Bupati dan Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu, Selanjutnya Dinas akan menindak lanjuti ke Provinsi dan kementrian sesuai dengan undang-undang no 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin,” pungkas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Bambang Suhermanu. (Heri Apriyanto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *