GAS ELPIJI 3 KG DI MAKASSAR DAN GOWA DISINYALIR ADANYA KELANGKAAN

oleh -0 views

GAS ELPIJI 3 KG DI MAKASSAR DAN GOWA, LANGKA

GAS ELPIJI 3 KG DI MAKASSAR DAN GOWA DISINYALIR ADANYA KELANGKAAN

Makassar, GI NEWS. Sulitnya mendapatkan gas elpiji di saat menjelang lebaran idhul adha hingga saat ini, membuat sebagian besar masyarakat miskin di makassar dan kab. Gowa, beralih menggunakan kayu bakar.
Harga gas elpiji 3 kg yang berpariasi, antara 25,000, sampai 30.000, persatu gas elpiji.
Salah seorang ibu rumah tangga miskin yang tinggal di jalan tinumbu makassar, Dg. Kanang mengatakan kalau untuk masak saja susah, apalagi di tambah gas elpiji susah untuk kita jangkau harganya.
Dg. Kanang yang sudah lama hidup menjanda curhat kepada GI NEWS, jika penghasilannya hanya mengharapkan dari sedekah bagi orang yang mereka obati dan mengajar mengaji. Itupun saya bersyukur karena masih dapat untuk memenuhi kebutuhan pagi hingga petang.
Demikian halnya di kab. Gowa, harga gas elpiji 3 kg. Di jual sekitar 25,000 sampai 30, 000.
Salah seorang ibu rumah Dg. Sebo yang tinggal di dataran tinggi kab. Gowa mengatakan, sulitnya mendapatkan gas elpiji, jikapun ada harganya sangat mahal. Dimana di ecerkan penjual seharga 30.000 rupiah satu. Dg. Sebo menambahkan, jika semua serba mahal begini, kami rakyat miskin mau makan apa. Cari kayu bakar saja sudah susah, malah semakin susah. Mau ke malaysia kerja, umur sudah tua, ucap Dg. Sebo ketus.
Kelangkaan dan mahalnya gas elpiji di makassar dan Gowa tersebut, dikeluhkan oleh berbagai lapisan masyarakat. Di mana semenjak hilangnya minyak tanah dari pasar rakyat, gas elpiji salah satu primadona dalam mebyelesaikan segalanya di dapur. Ketua DPD I LSM PENJARA INDONESIA sul sel Syarifuddin Sultan melihat permasalahan ini mengatakan, jika apa yang di alami masyarakat tentang kebutuhan mereka dalam menjalani kehidupannya berbangsa dan bernegara, tidak tercukupi. Maka pemerintah yang di berikan amanah oleh kedaulatan rakyat, untuk menjalankan perintah UUD 45, seharusnya lebih bertanggung jawab memikirkan kesejahteraan seluruh rakyat indonesia.
Namun selama ini saya melihat sebagai aktivis sosial kontrol, penguasa lebih mengedepankan bisnis dan keuntungan di bandingkan mendengarkan jeritan hati rakyatnya.
Namun kami sebagai rakya indonesia, masih mengharapkan adanya tokoh bangsa ini. Yang memiliki kepedulian dan jiwa nasionalisme yang tinggi. Empatinya kepada masyarakat ekonominya dibawah garis kemiskinan, dapat membantu untuk menyelesaikan secepatnya kelanggkaan gas elpiji tersebut, ucap Syarifuddin mengakhiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *