APEL BERSAMA DALAM RANGKA PENANGGULAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) TAHUN 2019 DI WILAYAH HUKUM POLSEK SINGKEP BARAT

oleh -0 views

APEL BERSAMA DALAM RANGKA PENANGGULAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) TAHUN 2019 DI WILAYAH HUKUM POLSEK SINGKEP BARAT

APEL BERSAMA DALAM RANGKA PENANGGULAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) TAHUN 2019 DI WILAYAH HUKUM POLSEK SINGKEP BARAT

Pada hari Kamis tanggal 15 Agustus 2019 pukul 15.00 Wib bertempat di halaman Mako Polsek Singkep Barat telah dilaksanakan Apel Bersama Dalam Rangka Penanggulan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) Tahun 2019 di Wilayah Hukum Polsek Singkep Barat. Dihadiri oleh :

APEL BERSAMA DALAM RANGKA PENANGGULAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) TAHUN 2019 DI WILAYAH HUKUM POLSEK SINGKEP BARAT
  1. Camat Singkep Barat, Recky Sarman Timur
  2. Kapolsek Singkep Barat , IPTU Idris SE.Sy,MH
  3. Camat Kepulauan Posek yag mewakili, Dedik
  4. Sekcam Singkep Barat, Munzilin Hasibuan
  5. Danramil diwakili oleh, Serka Zulkifli
  6. Danposmat Sungai Buluh, Serda Titis
  7. Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Singkep Barat.
  8. 1 Pleton team gabungan Penangulangan Karhutla Singkep Barat
  9. 1 Pleton Personil Polsek Singkep Barat
  10. 1 Pleton Damkar dan Satpol-PP
  11. 1 Pleton Tim Penanggulan Karhutla
  12. Linmas Kel.Raya
  13. Tamu undangan sekitar 80 (delapan puluh) orang.

Arahan Kapolsek Pada akhir-akhir ini banyak kejadian kebakaran yang berada di wilayah kita khususnya Kec.Singkep Barat dan Kepulauan Posek.

Sesuai dengan arahan Presiden RI pada hari Selasa tanggal 06 Agustus 2019 di Jakarta menegaskan dilarang nya melakukan pembakaran terhadap lahan/hutan yang disengaja maupun tidak disengaja.

APEL BERSAMA DALAM RANGKA PENANGGULAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) TAHUN 2019 DI WILAYAH HUKUM POLSEK SINGKEP BARAT

Ada 3 hal dampak dari terjadinya kebakaran :

  1. Lumpuh Suatu Ekonomi
  2. Dampak dari pendidikan sehingga anak sekolah menjadi terganggu dengan asap.
  3. Menganggu kesehatan akibat dari kabut asap. Dampak tersebut mengakibatkan seseorang akan penyakit ISPA.
APEL BERSAMA DALAM RANGKA PENANGGULAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) TAHUN 2019 DI WILAYAH HUKUM POLSEK SINGKEP BARAT

Ada 3 undang-undang yang mengatur Karhutla :

  1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup. Pada Pasal 108 menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi minimal 3 tahun dan maksimal 10 tahun serta denda maksimal Rp 10 miliar.
  2. UU Nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan Pasal 56 Ayat 1, setiap pelaku usaha perkebunan dilarang membuka dan mengolah lahan dengan cara membakar.
    Pasal 108 , setiap pelaku usaha perkebunan sebagaimana dimaksud dalam pasal 56 ayat 1 pidana 10 tahun penjara dan denda 10 milyar.
  3. UU No 18 tahun 2013 atas perubahan UU No 41 tahun 1999 tentang kehutanan. Pasal 78 ayat 3,4 pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi 15 tahun kurungan penjara dendan 5 milyar.

Kami harapkan kepada Kepala Desa agar menyampaikan kepada masyarakat agar tidak membakar lahan yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan, marilah kita sama-sama menjaga agar kebakaran hutan tidak terjadi lagi diwilayah kita

Bahwa dalam menghadapi bencana nasional khususnya kebakaran hutan dan lahan, hendaknya kita dapat saling bekerja sama dengan saling memberi informasi jika ada terjadi karhutla.

Guna mempermudah penanggulangan Karhutlah, kita telah membuat sarana komunikasi berupa grup WhatsApp dengan nama Satgas Karhutlah Singkep Barat. Grup WA ini bertujuan untuk percepatan informasi jika terjadi kebakaran diwilayah hukum Polsek Singkep Barat.

APEL BERSAMA DALAM RANGKA PENANGGULAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) TAHUN 2019 DI WILAYAH HUKUM POLSEK SINGKEP BARAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *