HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL

oleh -3 views
  1. HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL :Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap tanggal 21 Februari sejak tahun 2006, dengan motivasi utama untuk semakin baik dalam pengelolaan sampah sebagai upaya melindungi segenap bangsa dan tumpah Darah Indonesia. Pengelolaan Sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan.
    Hari Peduli Sampah Nasional Tingkat Kabupaten Bogor dilaksanakan pada tanggal 24 Pebruari 2019, meliputi kegiatan : Gerakan Bebersih Sungai Kalibaru (Kelurahan Nanggewer-Perbatasan Kota Depok) dan Clean Up Cibinong.
    Maksud dan Tujuan Kegiatan HPSN 2019 adalah :
  2. Membangun kesadaran bersama untuk pelembagaan hidup bersih dan sehat melalui pengelolaan sampah;
  3. Mendorong budaya bersih dan produktif di tengah masyarakat dengan dinamika dan partisipasi masyarakat sebagai modal sosial;
  4. Meningkaktkan peran aktif dan langkah-langkah pemerintah daerah serta masyarakat luas dalam pengelolaan smpah;
  5. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas tentang permasalahan dan solusi untuk mengatasi sampah mulai dari sumbernya;
  6. Membangun sinergi upaya pemerintah daerah, masyarakat, dan dunis usaha dalam pengelolaan sampah.
  7. BOGOR ANTIK (Bogor Asri Tanpa Plastik) :
    PERATURAN BUPATI BOGOR NOMOR 13 TAHUN 2019 tentang PENGURANGAN PENGGUNAAN PLASTIK DAN STYROFOAM, penerapan pengurangan plastik dan styrofoam dilaksanakan terhitung mulai tanggal 17 AGUSTUS 2019, dilakukan oleh :
  8. Pusat perbelanjaan dan toko modern, dilarang menyediakan kantong plastik;
  9. Restoran modern, café, hotel dan pusat kuliner/jajanan, dilarang menyediakan sedotan plastik, kecuali untuk orang difable atau orang yang mengalami kesulitan untuk minum tanpa bantuan sedotan;
  10. Restoran modern, café, hotel, pusat kuliner/ jajanan dilarang menyediakan styrofoam untuk kemasan makanan dan minuman.
    Masyarakat memiliki hak dan kesempatan yang sama dan seluas-luasnya untuk berperan aktif dalam mengurangi penggunaan kantong plastik, sedotan dan styrofoam.
  11. UJI LABORATORIUM KUALITAS EMISI SUMBER BERGERAK UNTUK KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT :
    Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2006 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Bergerak, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor melakukan uji emisi sumber bergerak untuk kendaraan bermotor roda empat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui emisi gas buang yang berasal dari kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Bogor.
    Udara emisi dari hasil pembakaran kendaraan bermotor pada umumnya memiliki dampak negatif terhadap lingkungan khususnya kehidupan manusia di bumi. Karena hasil pembakaran kendaraaan yang disebut dengan emisi gas buang yang berasal dari kendaraan bermotor yang lalu lalang setiap waktunya.
    Terdapat 5 (lima) unsur dalam Gas buang kendaraan yang diukur yaitu Senyawa HC (Hidrokarbon), CO (Karbon Monoksida), O2 (Oksigen), dan Senyawa Nox (Nitrogen Oksida).
    Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari kerja, dimulai dari tanggal 19 Juni 2019 s/d 26 Juni 2019 dengan target pengujian terhadap 300 (tiga ratus) pengguna kendaraan roda empat khusunya yang melintas di komplek PEMDA Kab Bogor dan Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *