Proyek Jalan Beton Hampir Rp. 1 Milyar Di Desa Sukamanah Jiput “Memakan Korban”

oleh -0 views

Proyek Jalan Beton Di Desa Sukamanah jiput Makan Korban

Pandeglang – Proyek jalan beton yang baru selesai dikerjakan di kawasan kecamatan jiput, kabupaten Pandeglang, Banten, memakan korban warga setempat yang terjatuh di duga akibat tergelincir .

Warga yang tergelincir di ketahui bernama Roin yang biasa di sebut Beno (35), warga desa Citaman Kecamatan jiput Saat mau memenuhi undangan pernikahan di daerah desa sikulan, naas Beno tergelincir jatuh dari motor di jalan beton yang baru saja selesai di kerjakan, akibat jatuhnya Beno di jalan beton tersebut luka di ke dua dengkul dan tangan, walaupun tidak terlalu parah dan tak perlu di rawat inap tapi mesti berobat jalan.

Beno jatuh di jalan beton yang baru rampung di duga jalan beton tersebut licin dan jalan penuh debu akibat tidak di siram dengan air oleh pihak pelaksana.

Pantauan Wartawan di lokasi Jalan beton yang baru saja rampung di kerjakan oleh CV ADHI CIPTA SEJAHTERA dengan biaya hampir 1 milyar pekerjaan peningkatan jalan Kadu heulet-Cangkeutek ( Desa Sukamanah-Dikulan ) memang penuh debu kasar yang bisa membahayakan pengguna jalan, jalan tersebut berdebu kasar di duga akibat kualitas beton yang kurang bagus sehingga beton yang baru di lalui oleh motor sudah terkelupas menimbulkan debu di hawatirkan jalan beton akan mudah rusak, terlihat juga beton belum di pakai sudah retak dan sisi beton tidak di lengkapi dengan batu berem sehingga di hawatirkan rawan kecelakaan.

Pihak kepolisian daerah setempat harus mematau dan menyelidiki atas kejadian tersebut agar tidak terjadi lagi kecelakaan yang lebih parah lagi, dan pihak pelaksana mesti bertanggung jawab pengobatan terhadap korban yang jatuh di jalan beton tersebut.

Warga setempat yang tak mau di sebutkan namanya mengakui pihak pelaksana tidak pernah menyiram beton tersebut.
” Ya benar pihak pelaksana tidak pernah menyiram jalan ini akibatnya retak dan penuh dengan debu, bahkan bukan hanya ka Beno yang jatuh, kemarin lusa ada juga anak sekolah yang jatuh, tutur nya. 24/8/19

Warga yang lain Ji mengatakan “pihak pelaksana itu harus di laporkan ke polisi karena berem yang semestinya di pasang sepanjang jalan yang di bangun tapi itu kemana? dengan nada kesal.

Sementara pihak pelaksana Oni membantah jika jalan beton itu tidak pernah di siram.

” Itu jalan beton selalu di siram dan berem bukan tidak di pasang tapi belum di pasang kalau sudah dua tahun belum di pasang baru itu tidak di pasang, tuturnya. Ade M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *