Kesal Mencuri Laptop, Tersangka Habisi Nyawa Jimmy Harefa Dengan Benda Tumpul Di Kota Gunungsitoli

oleh -0 views

Kesal mencuri Laptop, Tersangka habisi nyawa Jimmy harefa benda tumpul di kota Gunungsitoli

Jajaran Polres Nias berhasil menangkap Pelaku pembunuhan Jimmy Harefa anak mantan KPUD Kabupaten Nias Utara yang terjadi tanggal 21/08/2019 di jln. Pelita Damai kelurahan ilir kecamatan gunungsitoli kota gunungsitoli

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S. IK, MH pada saat konferensi pers 27 agustus 2019 menyampaikan bahwa tersangka sudah ditangkap pada hari senin malam 26/08/2019.

Pada saat ke TKP korban posisinya di tempat tidur menggunakan baju kotak-kotak dan celana pendek dalam posisi bersimbah darah.

Korban langsung di bawa ke RSUD Gunungsitoli oleh petugas dan hasil visum sementara hari itu di simpulkan bahwa korban meninggal karena benda tumpul yang menghantam kepalanya sehingga korban meninggal dunia.

Lanjutnya, Tim bergerak cepat, Tim gabungan Sat Reskrim Polres Nias di back up tim Dit. Reskrimum Polda Sumut dengan waktu yang tidak berlama-lama 5 (lima) hari pasca pembunuhan tim bisa menangkap pelaku di kediamannya dan juga segera mengamankan barang bukti yang di duga milik korban yang diambil oleh tersangka pada saat tersangka datang ke rumah korban.

Korban Jimmy harefa (16) yang masih pelajar di salah satu SMA Swasta di kota gunungsitoli dengan tersangka BW (23) mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di kota gunungsitoli adalah tetanggaan, jarak rumah korban dengan tersangka kurang lebih 40 meter.

Dari rumah tersangka di amankan beberapa orang termasuk orang tua tersangka, saudara tersangka untuk meminta keterangan.

Pada saat diamankan, tersangka sedang tidur di dalam kamar dan di bangunkan oleh ibunya.
Kemudian petugas melakukan penyitaan semua Hp yang dipakai oleh tersangka dan keluarga serta melakukan penggeledahan di kamar dan seluruh isi rumah tersangka untuk mencari barang bukti. Dari hasil penggeledahan petugas menemukan 1(satu) Hp Blackberry warna hitam dan 1 (satu) buah kotak Hp jenis Realme.

Selanjutnya personil Sat Reskrim membawa tersangka untuk menunjukkan barang bukti berupa alat yang di gunakan untuk menghabisi nyawa korban.

Pada saat dilakukan pencarian barang bukti tersebut dilokasi yang di tunjukkan tersangka, petugas tidak di temukan alat yang dimaksud dan keterangan tersangka berubah-ubah. Dalam lokasi menuju penyimpanan barang bukti terduga pelaku mencoba melarikan diri sehingga personil memberikan tembakan peringatan namun tidak di hiraukan oleh terduga pelaku sehingga personil melakukan tindakan tegas dan terukur mengenai paha sebelah kiri dan betis sebelah kanan terduga pelaku.

Akhirnya tersangka berhenti dan menunjukkan lokasi di sembunyikannya barang bukti 1(satu) buah Palu dibawah got depan rumah korban.

Dari hasil konferensi pers yang disampaikan Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.IK, MH, menyampaikan motif yang dilakukan tersangka adalah pencurian karena terlilit dengan utang baik utang kepada orang tua maupun Teman-temannya.

Tersangka melakukan reaksi dengan membawa satu buah obeng melakukan pencurian di rumah korban. Di saat tersangka masuk di rumah korban tersangka masuk ke dapur membuka lemari, kulkas dan setelah itu tersangka masuk ke kemar korban mengambil laptop di meja belajar setelah berhasil mencuri laptop tersangka keluar dari rumah dan ternyata laptop tidak hidup di patahkannya dan di buang. Tersangka masuk lagi ke kamar korban, tersangka tau ada korban sedang tidur maka di carinya alat dan di dekat dispenser ada martil dan menghantam kepala korban sebanyak 4 (kali) sehingga korban meninggal dunia. (ef/Taf)

Kesal mencuri Laptop, Tersangka habisi nyawa Jimmy harefa benda tumpul di kota Gunungsitoli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *