Disperkim : Pedagang Tugu Payan Mas Segera Ditutup Jika Parkir Acakadul Amburadul

  • Bagikan

Disperkim: Pedagang Tugu Payan Mas Segera Di Tutup Jika Parkir Acakadul Amburadul

LAMPUNG UTARA – Pelaksana Pengawasan Petugas dari Dinas Perumahan dan pemukiman (disperkim) Fatan Tawi saat di konfirmasi menjelaskan akan segera menutup kembali pedagang khususnya untuk jajanan kuliner di area tugu Payan Mas Kotabumi Lampung Utara (29/08/19)

Jika ada pihak pedagang merasa di rugikan yang jualan di area ini silahkan jualan di lokasi lain karena ini adalah lokasi taman dan tidak pernah meyampaikan harus jualan di area ini.

Petugas Pengawasan taman payan mas fatan tawi menjelaskan di area taman payan mas bukanlah lokasi untuk pedagang sejenis apapun karena ini taman bukan tempat jualan “ungkap fatan tawi” akan tetapi dirinya menambahkan hanya memberikan kebijakan sementara bagi siapa saja yang ingin jualan makanan ringan namun tetap menjaga keindahan dan kebersihan taman. Yang harus di ketahui bagi pedagang saat ini yang masi aktif harus saling menjaga Kebersihan taman namun tidak menutupi kemungkinan jika tidak di indahkan bisa di tutup kembali seperti beberapa tahun yang silam himbaunya tawi.

Di berikan kebijakan sementara ini bagi pedangan agar di area sekitar tugu payan mas tidaklah menjadi sepi di karenakan -adanya pedagang pasti adanya pengunjung dan sebalik nya adanya pengunjung pasti ada pedagang-, bagi pengunjung yang saat ini sangat pantastis ramai sehingga parkir kendaraan baik roda dua dan empat terjadi acakadul amburadul. akan tetapi semenjak di adakan uji coba penertiban parkir dari dinas perhubungan (dishub) kabupaten setempat mulai tertata pendisiplinan bagi kendaraan yang parkir di area ini karena sudah ada petugas parkir dari dishub setempat “ungkapnya”

Fatan tawi menembahkan jika dinas perhubungan dan atau dinas terkait tidak bisa menertibkan bagi pengunjung yang membawa kendaraan di area tersebut maka kemungkinan dari disperkim akan segera menutup yang jualan di area ini ,bebernya tawi, karena jika tidak di tertibkan di hawatirkan akan mengganggu pengguna jalan saat melintas di area ini apa lagi jika mengganggu keindahan taman payan mas, jika parkir bisa di tertibkan maka pedagang pun masi bisa tetap jualan di area – tegasnya.

Salah satu petugas parkir yang enggan di sebut namanya menuturkan, tahap awal penertiban parkir ini memang tidak semudah yang bicarakan pasalnya kebiasaan pengunjung selama ini belum terarah namun adanya pendisiplinan parkir ini akan mulai mengerti bagi pengunjung ataupun pengguna jalan, dan kami sebagai parkir di bekali SPT dari dinas terkait, sebagai kontribusi retribusi parkir bagi pengungjung untuk parkir tidaklah di haruskan hanya kesosialan dan kebijakan serta keiklasan partisipasi saja, apa lagi kan ini masi uji coba tutupnya petugas parkir.(tim)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: