2 Oknum Biadab Tega Menipu Kakek Pensiunan TNI Dengan Modus Pinjaman Ke Bank

oleh -8 views

Ginewstvinvestigasi.com ■ Cimahi – Sila Tayang kakek yang berumur 79 tahun
seorang pensiunan TNI dengan pangkat Sertu/445417 kesatuan terakhir Korem 143/HO Pensiun pada tanggal 15 Januari 1991, selang 3 tahun kebelakang tepatnya pada tanggal 15 Agustus 2016 mengajukan pinjaman uang kepada Bank.

Entah Bank mana yang memberikan pinjaman kepadanya. Kakek tersebut diantar oleh dua oknum karyawan Bank dengan inisial DN (49 tahun) dan YL (45 tahun) yang tidak tahu rimbanya.

Disini terjadi kesimpang-siuran karena menurut keterangan dari Bapak Bayu selaku manager dari Bank tersebut menerangkan bahwa Bank Yudha Bhakti tidak memberikan pinjaman kepada kakek yang bernama Sila Tayang. Disini hanya penerimaan pembayaran pensiunan dan angsuran pinjamannya saja, namun SK Pensiunnya ada di Bank Yudha Bhakti Pusat yang berada di Komp. Bukit Gading Mediterania Blok A-12 Jalan Boulevard Bukit Gading Raya Jakarta Urara Dan mengeluarkan buku rekening atas nama Sila Tatang.

Team GLOBAL INVESTIGASI NEWS pada hari selasa 2 September 2019 menyelusuri Bank tempat pembayaran angsuran yang setiap bulannya dibayarkan di Bank Yuda Bhakti Cabang Pembantu Cimahi Jalan Amir Machmud No. 818 Padasuka Cimahi Tengah.

Jumlah pinjaman dalam buku rekening sebesar Rp. 100 juta yang dibayarkan kepada BPR CITRADANA RAHAYU Jalan Sunda No. 2A Bandung sebesar 23.7 juta (take over) uang cash 35jt, jadi kakek menerima uang sebesar Rp. 57.7jt sisanya dibawa lari oleh oknum biadab yang tidak bertanggung jawab.

Apakah mungkin kakek yang sudah tua dan bertempat tinggal di Kampung Cibaligo RT 02 RW 01 Kel. Cipageean Kec. Cimahi Utara, mengajukan kredit ke pusat (Jakarta) sendiri ???? kakek Sila Tayang mengatakan “Saya tidak berangkat ke Jakarta”…. Sudah tiga tahun sang kakek harus bertahan hidup dengan sisa pensiunan setelah dipotong angsuran sebesar Rp. 350.000. Untuk menyambung hidup ia bekerja menjadi marbot masjid dimana Ia tinggal yang mendapatkan hasil tambahan Rp. 50.000 + 5 Kg beras perbulanya.

Sebagai pembelajaran seharusnya kita lebih waspada agar kasus ini tidak terulang kembali pada kita semua. Semoga kasus ini bisa terungkap dan pelakunya bisa tertangkap.

Selanjutnya ginewstvinvestigasi.com akan menginvestigasi permasalahan yang sama menyangkut penipuan dan penggelapan uang pensiunan yang melibatkan oknum tukang tipu tukang tilep (TUTI) biadab asal Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung yang konon katanya kabur ke Pulau Bali setelah berhasil menggondol uang sekitar Rp. 54 juta. Menurut keluarga korban jika SK Pensiun dalam bulan ini tidak bisa di kembalikan pihaknya akan segera melaporkan sang oknum ke polisi, “ini sudah hampir 2 tahun hanya janji janji saja mau mengembalikan SK Pensiun daripada kita hajar si oknum penipu yang telah menggelapkan uang pensiunan ibu saya dengan modus bikin ATM nanti kita akan tambah masalah, lebih baik kita serahkan ke aparat penegak hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, semoga tidak ada jatuh lagi korban para orang tua yang sudah lanjut usia karena di ditipu dan di bohongi sang oknum biadab dan saya masih penasaran sudah salah eh si oknum tersebut malah membawa backing oknum aparat ke rumah, sayangnya saya tidak ada di rumah hanya orang tua sendiri saja, kita penasaran saja kalau dia Oknum dari salah satu kesatuan saya akan laporkan langsung ke Pimpinan/Komandannya, jika dia hanya sipil mengaku aparat kita akan laporkan ke polisi saja. (Dede/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *