Babinsa & Kepala Pekon Sinar Banten Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus Melihat Lokasi Kebakaran

oleh -0 views

Babinsa dan Kepala Pekon Sinar Banten Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus, Melihat Lokasi Kebakaran

Tanggamus – Kebakaran tempat Usaha photo copy Benny Cell dan Printing milik Wagiyo (52) di Pekon Sinar Banten Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus, meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi korban kebakaran, Rabu (11/09/2019) malam.

Babinsa Pekon Sinar Banten Sertu Nurmawanto mengatakan, kebakaran bangunan tempat photo copy yang menempel di rumah utama menghanguskan mesin photo copy dan atap bangunan tidak menimbulkan korban jiwa, namun akibat kebakaran tersebut, sejumlah peralatan dan mesin photo copy mengalami kerusakan sehingga kerugian korban diperkirakan mencapai Rp.50 juta.
“Akibat kebakaran tersebut korban mengalami kerugian 1 unit mesin Pres/Laminating, 1 unit Komputer, 1 unit mesin photo copy, 2 monitor 14 inci dan 1 handphone android, serta uang Rp 500 ribu, ”kata Babinsa Pekon Sinar Banten Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus, (Kamis 13/09/2019) Sertu Nurmawanto.

Sementara itu Kepala Pekon Sinar Banten Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus M.Amin Djasuta, mengungkapkan berdasarkan keterangan dari saksi-saksi kebakaran itu, terjadinya musibah kebakaran tersebut pada Rabu 11-September – 2019 sekitar pukul 23.00 Wib.

Berawal dari pemilik rumah yang sedang istirahat, dan mendengar ledakan dari ruangan depan,
kemudian pemilik rumah beserta anak dan istri bangun dan langsung melihat sumber ledakan ternyata api sudah membesar kemudian pemilik rumah meminta bantuan dengan warga untuk membantu memadamkan api tersebut.
”untungnya mobil kebakaran dengan sigap mematikan kobaran api tersebut bersama dengan warga masyarakat dan alhamdullilah tidak menyebar kerumah disekitarnya, ” ungkap Kepala Pekon Sinar Banten Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus M.Amin Djasuta.

Terpisah, korban kebakaran Wagiyo (52) berharap agar kiranya Pemerintah Kabupaten Tanggamus lewat Dinas terkait dapat meringankan dan membantu kerugian yang dialaminya, ia memastikan bahwa alat yang terbakar tersebut adalah satu-satunya mata pencaharian miliknya.
”saya hanya minta agar diringankan, karena barang yang terbakar tersebut adalah alat satu-satunya untuk mencari nafkah ” pungkas korban kebakaran Wagio. (Heri Apriyanto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *