Truck Bermuatan Aspal Menabrak Seorang Warga Di Jalan Simpang Tiga PLN Daik Lingga

oleh -0 views

Truk yang Bermuatan Aspal Menabrak Seorang Warga Di Jalan Simpang Tiga PLN  Daik lingga

LINGGA

RJ (53) warga Desa Bukit Harapan, pengendara sepeda motor yang tewas akibat bertabrakan dengan Truk PT. Harapan Panjang bermuatan aspal di jalan simpang tiga PLN Dusun Centeng, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kamis (12/09/2019). SU (43), pengemudi truk sudah diamankan polisi.

Menurut informasi, kecelakaan terjadi pada pukul 10.00 WIB. Truk yang terlibat kecelakaan bernomor polisi BP 9670 UT. Sementara sepeda motor yang ditumpangi korban bernomor polisi BP 2826 LE.

Kanit Lantas Polsek Daik, Brigadir Iwan Santoso membenarkan kejadian tersebut. Kronologisnya pengendara motor datang dari arah Dusun Centeng menuju Dusun Semalir di Desa Bukit Harapan. Setiba di Jalan Simpang 3 PLN Dusun Centeng, sepeda motor tersebut tidak melihat dari arah sebelah kanan jalan, langsung melintas dan berbelok ke arah kanan jalan.

“Tiba-tiba dari sebelah kanan jalan melintas Dump Truck Merk Hino BP 9670 UT yang tidak dapat mengelakkan sepeda motor sehingga terjadilah tabrakan dan RJ terpental kedepan lebih kurang 10 meter dari kendaraannya,” Kata brigadir Iwan saat dikonfirmasi di TKP.

Korban RJ diduga tewas ditempat dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat. Usai jalani visum, korban RJ diantar kekediamannya untuk segera dikebumikan hari ini juga.

“Kami dari pihak keluarga dan desa meminta pihak kepolisian untuk memproses secara hukum supir dalam peristiwa ini. Dan meminta kepada pihak kepolisian menertibkan para supir yang terlihat selama ini ugal-ugalan saat membawa lori agar peristiwa ini tidak terulang kembali,” ujar Kades Bukit Harapan, M Akip yang mewakili keluarga di rumah duka, Jalan Karya Harapan, Dusun II Semalir, RT 07 RW 04, Lingga Utara.

Hingga kini truck milik PT Harapan Panjang saat ini juga tengah diamankan kepolisian. Tidak ada rusak parah pada drum truck tersebut. Namun, Honda Supra Fit yang dikendarai oleh korban RJ sudah tak berbentuk lagi. (Iswandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *