TERKAIT PEMBUATAN KRK DIDUGA OLEH LURAH BABANKAREP TANPA SPS KINI MENJADI POLEMIK !!!

oleh -1 views

GLOBALINVESTIGASINEWS.COM, Rabu 18/9/2019 pukul 14.05 ■ Terkesan “kacau” birokrasi di Kelurahan Babankerep Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, proses KRK yang sudah jadi pada tahun 2009 atas nama Poniman yang sudah di legalisir dan di tanda tangani Lurah Babankerep artinya Lurah tersebut mengesahkannya.

Dalam perjalanan waktu tahun 2014 Lurah Babankerep membuatkan KRK lagi dengan letak tanah yang sama dan atas nama orang lain yaitu M. Rozak Kurniawan, tanpa Surat Penunjukan Sementara (SPS) anehnya lagi Poniman tidak menguasai tanah tersebut justru tanah itu sudah di jual kembali kepada Endi Sulistyaningrum.

Suharta Lurah Babankerep saat di konfirmasi wartawan di kantornya mengelak kalau dirinya sudah tidak ada urusan masalah tanah tersebut awal pertama penggarap tidak merasa menjual pada pak poniman, padahal jelas 2009 ada tanda tangan Suharta Lurah Babankerep di Surat Proses KRK Poniman.

Awal mulanya kedua belah pihak datang ke Kelurahan untuk mengurus tanah yang letaknya sama akhirnya kedua belah pihak di pertemuan biar ada kesepakatan, setelah terjadi kesepakatan M Rozak datang dengan surat kesepakatan di jual di bagi dua, kata Lurah Babankerep pada wartawan.

Kata Suharta kasus ini sudah di bawa ke Itwil, semua pihak sudah di panggil dan datang semua dan yang menemui dari Kabin Zaenudin, yang jadi pertanyaan saat di mintai tanggapannya mengatakan tidak pernah memberi surat kuasa jual kepada Bapak Siswanto, “memang saya memberi surat kuasa pada Pak Siswanto tapi untuk membuat Sertifikat Hak Milik, tapi kalau untuk surat kuasa menjual saya tidak tahu, karena surat kesepakatan itu tidak ada tanda tangan Poniman, padahal waktu Bapak Siswanto masih hidup mengatakan mengatakan kepada Poniman kalau tanda tangannya di palsukan, papar Poniman kepada wartawan di Kelurahan Babankerep. (Budi S. Demak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *