Pembunuh Sopir Travel Jalani Sidang, Hukuman Mati Meradang

oleh -5 views

Pembunuh Sopir Travel Jalani Sidang, Hukuman Mati Meradang

Ginews Aceh Singkil, Hadi Nurfathon (32), yang di duga pelaku pembunuh sopir travel Syafriansyah (27),warga Desa Sianjo-anjo, Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil, Menjalani Sidang perdana di Pengadilan Negeri Singkil, Kamis 19/09/2019.

Ia didakwa oleh majelis hakim pengadilan Negeri Singkil, dengan pasal gabungan karena diduga berencana melakukan pembuhan.

Juru bicara Pengadilan Negeri Singkil Asrarudin SH MH kepada Waratawan, Sidang perdana dalam agenda pembacaan terdakwa Hadi Nurfathon siang tadi sekitar pukul 11.30 WIB berjalan dengan pengawalan ketat oleh aparat Kepolisian Polres Aceh Singkil.

“ Dakwaan kepada Hadi Nurfathon, dikenakan pasal gabungan, yakni melanggar pasal 340, 338, 362, 339 dan 365, KUHP, ”kata Asrarudin.

Kemungkinan Terdakwa Hadi Nurfathon maksimal terancam hukuman mati, karena terindikasi tindak pidana pembunuhan berencana, pada Sabtu 1 Juni 2019 lalu di area perkebunan PT Lembah Bakti Astra.

Dikatakan, selama proses sidang itu, pihak Pengadilan juga meminta pihak polres Aceh Singkil untuk melakukan pengawalan, demi keamanan antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pengerahan massa.

Kita meminta kepada Polres Aceh Singkil, untuk pengamanan selama proses sidang berlangsung, “ujarnya.

Pihaknya mengaku putusan vonis terdakwa belum begitu tahu pasti, karena sidang lanjutan akan digelar lagi hari Selasa depan, Insya Allah 24 September 2019.

Selasa depan sidang lanjutan kasus pembunuhan sopir travel dalam agenda pemeriksaan saksi-saksi, yang diperkirakan sebanyak 11 orang, mulai dari sipelapor, abang korban, sopir travel penerima panggilan, hingga sejumlah Satpam(Security) perusahaan PT Perkebunan Lembah Bhakti Astra.

Asrarudin menyebutkan, selama proses sidang terdakwa, berjalan dengan aman dan lancar.

Hakim ketua dipimpin oleh Hamzah Sulaiman SH didampingi dua hakim anggota nya, sedangkan Paniteranya Ridwan dan Munawir.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan itu Edi, Firdis dan Roni yang membacakan beberapa bab tuntutan yang menjerat terdakwa Hadi Nurfathon.

Sementara Personil Polres Aceh Singkil lakukan pengamanan di depan gedung PN Singkil selama proses sidang berlangsung.

Terdakwa Hadi Nurfathon, ditangkap polisi di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh pada Sabtu 8 Juni 2019 lalu usai membunuh korbannya.

Sebelumnya, sopir travel Syafriansyah (27), hilang dan viral di media sosial Facebook.

Bahwa Syafriansah dan Toyota Kijang Krista warna hitam BL 1356 RZ yang dia kemudikan dilaporkan hilang sejak Sabtu 1 Juni 2019 malam, di area PT Perkebunan Lembah Bakti Astra, di Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara.

Kemudian berselang tiga hari, warga menemukan mayat laki-laki di pinggir jalan lintasan, Subulussalam – Singkil di Desa Pangkalan Sulampi, Kecamatan Suro, Aceh Singkil, pada Selasa 4 Juni 2019 sekitar pukul 16.00 WIB. Mayat tersebut bernama Syafriansyah,”kata Asrarudin.

*(HTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *