Tekab 308 Polres Lampung Ungkap Kasus DPO Selama 8 Tahun Korban Merupakan Anggota Polri

oleh -2 views

Perihal : Ungkap kasus DPO selama 8 th dgn korban (alm) Briptu Fauzi Yurizal (Agt Polri)


Ass wr wb
Selamat malam Jenderal,

Mohon ijin melaporkan pengungkapan kasus pembunuhan atau pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia sebagaimana dimaksud dlm Pasal 338 atau 170 ayat 3 KUHP (Pelaku DPO dr Th 2011), sbb :

1. DASAR
—– Laporan Polisi No :
LP/ 542 -B / VII /2011/ RES LT / PD LPG, Tanggal 19 Juli 2011

2. KORBAN :
—– (Alm) Briptu FAUZI YURIZAL Bin AHMAD KARIM (Anggota Polsek Seputih Surabaya, Res Lampung Tengah), meninggal dunia akibat luka tembak.
PELAPOR :
—– AHMAD KARIM Bin ABDUL KARIM, 62 th, Wiraswasta, Almt Segala Mider, Pubian Lamteng (orang tua korban)

3. TERSANGKA :
—– 1). Arwan Liyansyah, als. Selamet Riyadi, als. Yadi Semar Bin Arjono.

—– 2). Zeldi Wahyuhaq als Sugeng Laksono als Roby Bin Arjono.

4. TKP :
—– Taman Tugu Kopiah Mas, Kec. Gunung Sugih, Lampung Tengah.

5. WAKTU KEJADIAN : —– Hari Selasa, Tgl 19 Juli 2011, sekira pukul 16.30 wib.

6. KRONOLOGIS KEJADIAN :
—– Pada hari Selasa Tgl 19 Juli 2011 sekira pukul 16.30 wib, korban yang merupakan anggota polri Polres Lampung Tengah Polda Lampung bertemu dengan Arwan dan Zeldi di Taman Tugu Kopiah Mas, Gunung Sugih, Lampung Tengah. Pertemuan itu sudah dijanjikan untuk membahas masalah hubungan calon istri korban, yg mana informasinya calon istri korban tersebut sudah pernah nikah siri dengan Sdr Arwan Liyansyah. Dalam pertemuan tersebut terdapat selisih paham sehingga terjadi perkelahian antara pelaku dan korban. Pada saat itu pelaku yg di bantu adik pelaku an. Zeldi Wahyuhaq bin Arjono merebut senjata Api anggota polri tersebut dan berhasil dikuasai oleh pelaku. Selanjutnya Pelaku Arwan menembak ke arah korban sebanyak 3 kali dan mengenai perut bagian kanan. Saat itu korban dilarikan ke rumah sakit Harapan Bunda dan di rujuk ke RS. Abdul Muluk. Akan tetapi di perjalanan korban mengalami kritis dan di bawa ke rumah sakit Medika Natar dan akhirnya meninggal dunia. Sementara itu pelaku berhasil melarikan diri membawa senjata api anggota polri. Saat dilakukan pengejaran, senjata api tersebut di buang dan di temukan di daerah Metro.

7. KRONOLOGIS PENANGKAPAN :
—– Pada hari Sabtu Tgl 21 September 2019, sekira pukul 17.00 wib, berdasarkan hasil penyelidikan yg dilakukan selama kurang lebih 1 bulan dan bukti permulaan yg cukup, anggota Tekab 308 Polres Lampung Tengah dibawah pimpinan Kasat Reskrim AKP. YUDA WIRANEGARA, SH, SIK dan Kanit Resum IPDA. SENNA I. S.TrK. melakukan pengejaran terhadap pelaku yg diperkirakan berada di wilayah Cilacap, Jawa Tengah. Dengan bantuan peralatan teknologi dan hasil penyelidikan manual, Agt Tekab 308 Polres Lampung Tengah berhasil mendeteksi keberadaan kedua Pelaku.
—– Selanjutnya Tekab 308 yg dipimpin langsung Kasat Reskrim melakukan pembagian tugas penangkapan menjadi 2 Tim. Tim 2 dipimpin Kanit Resum bertugas mengintai dan melakukan penangkapan terhadap pelaku Zeldi Wahyuhaq bin Arjono yg berhasil dilakukan penyergapan di komplek pergudangan beras di Kota Cilacap. Kemudian dgn berbekal keterangan dari Zeldi Wahyuhaq bin Arjono, Tim 1 yg dipimpin oleh Kasat Reskrim melakukan pengejaran ke rumah pelaku Arwan Liyansyah Bin Arjono. Pelaku sempat akan melarikan diri namun berhasil diamankan oleh Tekab 308 Polres Lamteng.
—– Pada saat dilakukan interogasi, kedua pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga (kakak dan adik) mengakui semua perbuatannya. Selama pelariannya yg berlangsung kurang lebih 8 Tahun kedua pelaku sempat berpindah-pindah tempat dan mengganti identitasnya menggunakan alamat dan data palsu sehingga menyulitkan pengungkapan.

8. KERUGIAN KORBAN :
—– KORBAN MENINGGAL DUNAI AKIBAT LUKA TEMBAK.

9.BB YANG DIAMANKAN :
—- 3 (tiga) buah selongsong peluru cal 38 bekas penembakan
—-1 (satu) pucuk senjata api laras pendek jenis revolver

10. SAKSI :
—– 1). SRIYANI
—– 2). ADUL KARIM
—– 3). HUSNIF
—– 4). dr. RINA

Saat ini kedua pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Polres Lampung Tengah.

DUM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *