Masa Aksi Universitas Gunung Rinjai (UGR) Menerobos Masuk Kantor DPRD Lombok Timur

  • Bagikan

 Masa Aksi Universitas Gunung Rinjai ( UGR ) menerobos Masuk Kantor DPRD Lotim

GlobalinvestigasiNews Lotim- Unjuk Rasa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani,selasa,24/09/ 2019.

Orator wahyudi rahman menyampaikan ,”Matlumat Tuntaskan Reformasi Reformasi suat ini belum berumur 21 tahun, sayangnya upaya perubahan bangsa kepada kemajuan justru menemui kemunduran telak akibat beragam kebijakan yang mengkorup agenda-agenda Reformasi, Tidak hany itu, beragam kebijakan yang disusun oleh Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat, semakin bertentangan dengan pokok- pokok reformasi sebagaimana diamanatkan dalam TAP MPR No.X Tahun 1998 tentang Pokok-Pokok Reformasi Pembangunan Dalam Penyelamatan dan Normalisasi Kehidupan Negara. Kami menilai bahwa Pemcrintah dan Dewan Perwakilan Rakyat tidak belajar dari beragam kesalahan yang dilakukan oleh Rezim Orde Baru, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat justru membuai serangkaian kebijakan yang mendorong negara pada sistem pemerintahan yang korup, otoriler, dan menciptakan ekonomi yang eqqksploitatif.

Atas dasar itu, kami turun kejalan untuk menyampaikan beragam tuntutan yang menjadi keresahan bersama Rakyat Indonesia.

” Merestorasi Upaya Pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme TAP MPR No.X Tahun 1998 secara tegas menyatakan bahwa praktek- praktek korupsi, kolusi dan Nepotisme merupakan masalah yang terjadi dalam era Orde Baru hukum.

Menyiapkan sarana dan prasarana serta program aksi bagi tumbuhnya suasana yang sehat bebas Korupsi Kolusi dan Nepotisme merupakan agenda yang diamanatkan oleh Reformasi Upaya bangsa dalam menghapuskan Korupsi Kolusi dan Nepolisme sempat menemu beragam kemajuan lewat reformasi hokrasi pangesahan Undang-Undang Tipikor, dan pembentukan Komisi Parmberantasan Korupsi Sayangnya, pada 2019 beragam kemajuan yang telah diupayakan dalam pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.Tegas nya

Masa Aksi Berharap selebaran yang di buat akan jadi perhatian bukan dijadikan sampah dikarnakan banyak tuntutan masyrakat dalam selebaran tersebut.

Mendesak kasubag hukum dalam 1x 24 rencana DPRD dapat menerima peserta aksi karna ini adalah masalah yang sangat serius.

( KanciL )

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: