Penyerahan Rumah BMU 029 Bupati Bener Meriah : “Program BMU Telah Membantu Tugas Pemerintah”

  • Bagikan

Penyerahan Rumah BMU 029, Bupati Bener Meriah : “Program BMU Telah Membantu Tugas Pemerintah”

Global Investigasi. Bener Meriah-Aceh.
Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU) Tgk. H. Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop kembali menyerahkan satu unit rumah layak huni kepada M. Zakir (44) warga miskin Dusun Suka Mulia Kampung Syura Jadi Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah pada Selasa, (24/09/2019) sore.

Proses penyerahan kunci dengan kode Rumah BMU 029 turut dihadiri sejumlah pejabat stack holder setempat diantaranya, Bupati Bener Meriah H. Syarkawi, Wakil Ketua I DPRK Husnul (PKB), Wakil Ketua II Anwar (Gerindra), Anggota DPRK Suhaini (Gerindra), Camat Wih Pesam, Mukim, Reje dan perangkat Desa setempat.

M. Zakir dan istrinya Nuraini mempunyai 5 orang anak masing-masing Safrizal (16), Muhammad Rizki( 13), Muksalmina (9),Nazila Ulfa (3), Aida Fitriah (1,7), mereka berprofesi sebagai buruh tani menempati rumah ukuran 4×5 M dengan satu kamar tidur dan dapur, atapnya Seng sudah termakan usia berdinding papan sudah lapuk dengan kondisi memprihatinkan.

Bupati Bener Meriah Teungku Syarkawi dalam sambutannya seperti dikutip Humas BMU Al Fadhal mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada ayahanda Tu Sop dan segenap pengurus BMU atas bantuanya telah membantu tugas kami.

“Saya mewakili seluruh Stack holder dan masyarakat Kabupaten Bener Meriah mengucapkan terima kasih kepada guru kita bersama Tu Sop yang telah memprakarsai lahirnya BMU disini, semoga infaq dan sedakah para donatur menjadi amal jariyah,”. Sebut Abi Syarkawi.

Perlu diketahui lanjut Bupati, Tu Sop menggali pengatahuan dan kebutuhan ummat bisa bergerak diluar pemerintah itu sendiri, beliau bisa menggerakkan hati nurani masyarakat dalam peradaban sosial telah membuat 36 unit rumah diseluruh Aceh, dan Al Hamdulilah rumah 029 dibangun di tempat ini, Insya Allah tahun 2020 kita anggarkan 2.8 M dana untuk jalan disini.

“Saya memikirkan bagaimana kalau seandainya ayahanda Tu Sop mempunyai kewenangan yang lebih besar dari ini tentu akan sangat luar biasa, saya pernah berkeliling dengan motor sendirian melihat banyak rumah-rumah yang terbuat dari karet plastik, masih ada yang berlantai tanah, kondisinya sangat memprihatinkan, pada awalnya saya coba tangani dengan dana Baitul Mal namun kemampuan daya serapnya lebih besar dari kemampuan itu, kita coba carikan dari Dinas PU, Dinas Sosial dan sebagainya tetapi daya serapnya sangat terbatas dengan kebutuhan yang sebenarnya, maka lahirlah sebuah kebijakan dari kami wajib menganggarkan rehab 5 rumah setiap desa, ditambah lagi dengan dana Provinsi sehingga tahun kemarin kita menghasilkan 1.300 rumah lebih hanya dengan sebuah pena(tanda tangan), andai kata pena yang sama ada ditangan Tu Sop saya tidak tahu berapa puluh ribu rumah yang dihasilkan,” Kata Bapak Bupati Bener Meriah yang disambut tepuk tangan para tamu dan undangan.

Sementara itu Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU) Tu Sop dalam tausiahnya menyebut BMU mendakwahkan infaq dan shadaqah seperti yang tersirat dalam Al Qur’an, maka perlu sebuah pergerakan dakwah peradaban sosial dalam islam dipopulerkan kembali di Aceh,

“bayangkan diawal kemerdekaan RI Aceh sangat terpuruk paska perang, akan tetapi Aceh bisa menyumbangkan 2 pesawat terbang, disaat semua daerah terpuruk Aceh masih bisa bangkit dikarenakan peradaban sosial Aceh dulu sangat kuat,” Sebut Tu Sop yang juga Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA).

Tu Sop melanjutkan Rumah ini hasil dari gerakan sepuluh ribu rupiah donasi masyarakat Aceh di dalam maupun diluar Negeri dibangun dengan anggaran 30.424.000 rupiah dari 362 donatur, donasi dibuka pada 1 Juli-12 Juli 2019 selama 12 hari, dana yang masuk mencapai 31.109.000 rupiah, sisanya akan digunakan untuk rumah selanjutnya, Tutup Tu Sop yang juga Dewan Penasehat Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI). (Pujo).

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: