Tari Inai Sangat Bersejarah Bagi Pasangan Pengantin Yang Akan Menikah

  • Bagikan

Tari Inai Sangat Bersejarah Bagi Pasangan Penganten Yang Akan Menikah

DABO SINGKEP
Tari inai biasanya dibawakan malam hari setelah selesai salat Isya. Tari inai menjadi bagian penting dalam acara memberi tanda kepada pengantin. Gerak dalam tari inai memakai gerak level rendah. Geraknya bersumber dari gerakan silat, Jumat (27/09/2019)

Sementara Tari inai adalah tarian sakral dalam pelaksanaan upacara pengantin masyarakat Melayu di Kepri,dan daerah Melayu lainnya. Tari inai dibawakan penari yang tampil menggunakan properti atau perlengkapan berupa lilin. Tari inai antara daerah Melayu satu dan lainnya berbeda baik ragam, gerak sampai properti yang dibawakan. berpasang-pasangan. Ada pula yang membawakannya secara tunggal.

karya budaya tari Inai Ini adalah Bejenjang pengobatan tradisional di Desa Mentuda, Kecamatan Lingga. Tarian ini kondisinya hampir punah. Sudah jarang ditampilkan karena tak ada lagi tetua yang dalam upacara berperan sebagai dukun (pawang).

Tari inai ini juga pemainnya biasanya laki-laki dan maksimal jumlahnya tiga orang. Karya budaya ini masih hidup dalam keseharian masyarakat Melayu Kepri. Usai lebaran, sebagaian besar masyarakat Melayu melangsungkan acara pernikahan. Di mana, bulan setelah lebaran dianggap bulan yang baik untuk melangsungkan tradisi pernikahan, khususnya bagi masyarakat Melayu Lingga dan Pulau Singkep.(Iswandi)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: