Andika Purnomo : P3A Desa Kedondong “SABOTASE” Permen PU No. 33/PRT/M/2007 Untuk Mendapatkan Proyek

oleh -0 views

Ginewstvinvestigasi.com ■ Pesawaran – Diduga P3A Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung “SABOTASE” Peraturan Menteri PU. No.33/PRT/M/2007, untuk dapatkan proyek tersier senilai Rp. 178 juta, hal ini di ungkap Andika Purnomo selaku petani dan juga Sekretaris II P3A Wilayah Daerah Irigasi (DI) II ke globaltvinvestigasinews.com, di kediamannya, Sabtu (28/9).

Di sampakan Andika, dalam Peratauran Menteri, bagian Ke satu pembentukan P3A Pasal 5 sebagai berikut,
(1) Petani pemakai air wajib membentuk P3A secara demokratis pada setiap daerah layanan/petak tersier atau desa.
(2) Pembentukan P3A sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui proses pengambilan keputusan dengan mengikutsertakan sekurang­kurangnya dua per tiga dari jumlah petani pemakai air dalam satu blok layanan tersier.
(3) Pembentukan P3A sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat difasilitasi oleh Pemerintah,
pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan/atau pihak lain.
Pasal 6
(1) Pembentukan P3A sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dilakukan dengan cara:
a. mengadakan kesepakatan bersama untuk membentuk P3A; dan
b. menyusun kepengurusan P3A;
(2) Dalam hal pembentukan kelembagaan P3A sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak
demokratis dan/atau tidak mencapai kesepakatan, pemerintah daerah memfasilitasi
pembentukan kelembagaan dimaksud sesuai dengan permintaan petani pemakai air untuk
melakukan kesepakatan ulang.

” Mereka memberuk kepengurusan baru, tampa ada rapat P3A dan di sinyalir pengurus baru bukan petani pemilik lahan maupun garapan” jelasnya.

Dia kembali menjelaskan, pada peraturan menteri pertanian NO. 79/permentan/ OT.140/2012, dalam pedoman ini yang dimaksud dengan petani adalah:

  1. Petani adalah orang yang mata pencaharian pokoknya mengusahakan lahan untuk
    budidaya tanaman pangan/usaha tani padi. Petani pemakai air yang menjadi sasaran
    dalam Peraturan ini adalah semua petani yang mendapat manfaat secara langsung
    dari pengelolaan air dan jaringan irigasi yang meliputi pemilik sawah, pemilik
    penggarap sawah, penggarap/penyakap, yang mendapat air dari jaringan irigasi,
    irigasi rawa, dan pemakai air irigasi lainnya.
  2. Pertanian yang mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan
    serta perikanan darat adalah seluruh kegiatan yang meliputi usaha hulu, usaha tani,
    agroindustri, pemasaran dan jasa penunjang pengelolaan sumber daya alam hayati
    dan agro-ekosistem yang sesuai dan berkelanjutan, dengan bantuan teknologi,
    modal, tenaga kerja, dan manajemen untuk mendapatkan manfaat sebesar-besarnya
    bagi kesejahteraan masyarakat.
  3. Perkumpulan Petani Pemakai Air yang selanjutnya disingkat P3A adalah
    kelembagaan yang ditumbuhkan oleh petani yang mendapat manfaat secara langsung
    dari pengelolaan air pada jaringan irigasi, air permukaan, embung/dam parit.

” Jadi jelas jika pengurus P3A, adalah petani bukan kelompok kepentingan dalam aturan permentan th 2012, lalu bagaimana dengan kamai pengurus P3A yang di duga di ganti tampa rapat? ” tanya Andika ke globaltvinvestigasinews.com.

Dia melanjutkan, dalam aturan juga sangat jelas bahwa wadah Perkumpulan Petani Pemakai Air merupakan himpunan bagi petani pemakai air yang bersifat sosial-ekonomi, budaya, dan berwawasan lingkungan. P3A dibentuk dari, oleh, dan untuk petani pemakai air secara demokratis, yang pengurus dan anggotanya terdiri dari unsur petani pemakai air. P3A dalam satu daerah pelayanan sekunder tertentu dapat bergabung sampai terbentuk GP3A. GP3A dalam satu daerah irigasi tertentu dapat bergabung sampai terbentuk IP3A dan mengenai lembaga tradisional kepengurusan air yang sudah ada dan P3A yang sudah dibentuk pada saat berlakunya Keputusan Menteri ini tetap diakui keberadaannya dan diarahkan untuk senantiasa mendapat dukungan anggota secara demokratis.

” Aturan Mentri PU NO. 33 ini sangat jelas jika kami seyaknya di bina, bukan malah di ganti tanpa ada musyawarah” keluhnya saat di konfirmasi.(Syah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *