Hasil Kawin Isbath, KUA Belum Bisa Memberikan Akte Nikah Terganjal Surat Edaran Kemenag ???

oleh -15 views

Ginewstvinvestigasi.com – Sinjai Timur ■ Tim ginews melakukan konfirmasi kepada KUA Sinjai Timur pada Hari Senin 30 September 2019 menerima informasi adanya masyarakat yang telah menikah isbath di Kab Sinjai namun sampai saat ini belum mendapat kan Akte/Buku Nikah dari KUA, Dengan informasi tersebut di terima oleh team Globalinvestigasinews dan lanjut di lakukan team investigasi guna untuk mengetahui kendala Sehingga belum menerima Akte/buku Nikah

Lanjut team Globalinvestigasinews ke Kantor KUA Melakukan konfirmasi ke pada Kepala KUA Bahtiar pada Senin 30 September 2019 Menyatakan bahwa saya belum bisa memberinya buku Nikah atau Akte Nikah bagi yang telah kawin isbath dan yang telah di berikan DOC penetapan oleh Pengadilan Agama apabila belum ada Surat edaran dari atasan saya secara tertulis dan di tanda tangani,Minimal dari Kemenag kab yang ada di Kab. Sinjai di katakan Kepala KUA saat di temui di ruang kerjanya pada saat itu

Lanjut Kepala KUA Menginformasikan Kepada team media Kabiro Globalinvestigasinews bahwa sampai saat ini saya belum pernah memberikan buku /akte nikah kepada masyarakat yang hasil kawin Isbath dan yang telah mendapatkan buku penetapan dari pengadilan agama kab sinjai, karena alasan nya itu tadi belum ada surat edaran serta belum ada intruksi dan pemberitahuan persyaratan untuk pemohon dari atasan minimal dari Kemenag kab sinjai walaupun saya sudah pertanyakan pada saat dalam rapat beberapa waktu Lalu,Namun sampai sekarang belum ada jawaban karena pertanyaan saya hanya di tulis oleh pimpinan rapat #di katakan kepala KUA Sinjai Timur ke awak media Globalinvestigasi news.co.id # juga dari staf nya menyebutkan bahwa di Kantor KUA Sinjai Timur sudah ada 50 buku penetapan Nikah dari Pengadilan Agama untuk masyarakat tapi KUA belum berikan buku /Akte nikah

Karena Team Global investigasinews masih belum mendapatkan solusi sehingga lanjut kepada pihak Kemenag yang mana pada waktu ketemu dengan bapak H. Syamsul Bahri Menerangkan pada hari Rabu 02 Oktober 2019 bahwa untuk pengambilan buku nikah /Akte Nikah yang hasil kawin isbath dan telah dapat Penetapan dari Pengadilan Agama H. Syamsul Bahri mengatakan bahwa sebenarnya sudah ada aturan baru dari Propinsi terkait persyaratan pengambilan buku nikah/Akte Nikah di KUA yang mana produksi di 2018 dan saat sosialisasi nya dari peropinsi di bulan Maret 2019 dan itupun juga sudah di edarkan atau sudah d share ke masing masing KUA setelah menerima aturan baru dari Propinsi via email mungkin Kepala KUA-nya belum pelajari

Syamsul Bahri menambahkan bahwa persyaratannya pun pada pemohon tidak sulit cuman ada 4 (Empat) saja Diantaranya adalah :

1) permohonan pengambilan buku nikah dari ybs

2) Surat pernyataan bahw ybs belum pernah terdaftar di KUA yg ada di Indonesia

3) Surat keterangan atau domisil dari kepala desa

4) Doc Penetapan Hasil isbath dari pengadilan agama

Dengan persyaratan di atas Insyaallah KUA Bisa memberikan buku Nikah oleh pengantin yang telah ikut isbath di penghujung agama

Masyarakat pemohon Sallang mengatakan bahwa ini menjadi rumit karena hasil isbath dan yang telah di tetapkan oleh pengadilan agama namun belum bisa menjadi dasar atau sah sebgai pengamanbilan buku nikah sebagai mana pada pengantin lainnya.

Walau pihak KUA telah mengakui bahwa sidang isbath dan masyarakat yang telah dapat penetapan dari pengadilan agama secara agama dan secara hukum telah sah berdasarkan UUD sehingga masyarakat walau hanya memiliki buku penetapan dari pengadilan agama sudah bisa di gunakan untuk pengurusan akte anak.dan KTP,dll.

Tidak sampai di sini team Globalinvestigasi news juga melakukan komfirmasi kepada pihak pengadilan pada hari Kamis 03 Oktober 2019 dan doc hasil penetapan kembali di buka dan di baca kemudian langsung di Lakukan Kordinasi via tlp dengan pihak KUA terkait.

Lanjut pada pak Staramin S.Ag, MH menambahkan bahwa sebaiknya jika pihak KUA belum bisa menerbitkan buku nikah untuk masyarakat yang telah kawin Isbath kenapa tidak di berikan minimal buku duplikat.karna masyarakat pasti bertanya tanya kenapa saya belum menerima buku nikah dari KUA padahal sudah ikut nikah isbath dan sudah dapat penetapan dari pengadilan agama kab Sinjai

Dari Kab Sinjai Global investigasi news (Har) Global investigasi news Mengabarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *