Pekerjaan Peningkatan Jembatan Kecamatan Lebak Wangi Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

oleh -0 views

Lebak Wangi – ginewstvinvestigasi.com ■ Paket pekerjaan peningkatan jembatan yang berlokasi di Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang, Banten yang sedang di kerjakan CV. GP dengan nomor kontrak 630/15-PK- 2789245/SPK/JBT-LBK.WG/PPK-BM/DPUPR/2019 anggaran mencapai Rp. 670.437.900.00 dan waktu pelaksanaan 120 hari kalender diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Hasil pantauan awak media senin 24/09/2019 lalu, terdapat kejanggalan dalam proyek peningkatan jembatan yang berlokasi di kecamatan lebak wangi.

Masih hal yang sama dimana pondasi bekas jembatan yang lama tidak di bongkar, melainkan hanya di sisir saja dan di lapis dengan pasangan batu 30 cm dan di duga tidak di gali.

Ketika awak media menemui pihak konsultan yang bernama asep untuk konfirmasi dirinya mengungkapkan bahwa pondasi di bongkar dan di gali, di karnakan nantinya akan di ganti dengan pondasi baru, “kata siapa itu tidak di bongkar, “ungkap asep selaku konsultan.

Namun ketika awak media meminta untuk memperlihatkan gambar asep berdalih gambar tersebut tidak di bawa gambar nya ketinggalan dan tidak bisa menujukkan kilah konsultan jembatan peningkatan jembatan lebak wangi.

Di lain waktu” pelaksana lapangan sebut saja nama nya abu ketika hendak di konfirmasi yang bersangkutan tidak pernah ada di lokasi untuk mengawasi pekerjaan.

Setelah awak media mencoba menghubungi abu dari via celuller nya beliau berkata maaf saya belum bisa ke lokasi di karnakan saya lagi sakit habis di oprasi jadi saya belum bisa ketemu” ujar nya.

Terpisah” setelah awak media menemui ade selaku kepala tukang menjelaskan bahwa dirinya hanya di suruh oleh konsultan dan pelaksana.

Untuk pondasi yang lama itu di bongkar 65 cm dan di gali dengan kedalaman 80 cm dan akan di ganti dengan pondasi yang baru sesuai lebar bongkaran 65 cm dan sesuai dengan kedalaman galian 80 cm, terkait masalah gambar bahwa untuk pembongkaran fisik yang lama itu tidak ada di gambar nya” jelasnya.

Semenatara itu pengawas lapangan hilmi menolak untuk di mintai keterangan, diri nya hanya menerangkan jangan menanyakan ke pak ade, karna dia hanya menjalankan perintah saja”jelasnya. Deni/Eljaro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *