SASAR DAERAH KEKERINGAN ALUMNI SMP MUHAMMADIYAH 7 BANTU AIR MINUM

oleh -1 views

SASAR DAERAH KEKERINGAN, ALUMNI SMP MUHAMMADIYAH 7 BANTU AIR MINUM

Yogyakarta,-ginewstvinvestigasi.com
Paguyuban “KAMUTU 79” merupakan paguyuban alumni SMP Muhammadiyah 7 angkatan ‘79 yang terbentuk di tahun 2011 banyak bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan, mereka hari ini Minggu, (6/10) melaksanakan bakti sosial berupa pemberian air bersih layak minum dan pakaian layak pakai kepada masyarakat di dusun Balong, Giri Subo Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta.

Masyarakat di daerah ini di sinyalir kekeringan dan kekurangan air minum, untuk itulah keluarga besar Kamutu tergugah untuk membantu masyarakat di daerah tersebut yang memang sangat membutuhkan uluran tangan.

KAMUTU’79 kali ini berhsil mengumpulkan sejumlah dana dari patungan para alumni SMP Muhammadiyah 7, dari para donator tersebut terkumpul sejumlah uang dan di rupakan berupa air bersih layak minum sebanyak 38 Tangki air minum serta sejumlah pakaian layak pakai.

Para alumni yang rata-rata telah berumur 55 th ke atas ini dengan penuh semangat ikut hadir ke daerah sasaran dusun Balong, Giri Subo Gunung Kidul yang jarak 72 Km dari sekolah, kesemuanya ini berkat pendidikan berkarakter yang sudah di tanamkan semenjak tahun 1965 saat sekolah in berdiri.” Pendidikan berkarakter adalah pendidikan yang mengedepankan esensi dan makna terhadap moral dan akhlak sehingga hal tersebut akan mampu membentuk pribadi peserta didik yang baik” akunya Ismiyati Kepala Sekolah saat ini yang juga alumni Kamutu ‘79. Tidak ketinggalan siswanya yang termasuk dalam IPM ( Ikatan Pelajar Muhammadiyah) SMP Muh 7 sebelumnya juga telah menyumbangkan 50 Tangki air di daerah yang sama.

Sementara itu ketua Kamutu’79 Zamali Asror yang terjun langsung memimpin rekan-rekannya baik apak-bapak/ ibu-ibu didaerah sasaran menyebutkan bahwa kegiatan para alumni ini merupakan kegiatan positif yang perlu di tingkatkan, di samping itu juga dilaksanakan kegiatan rokhani berupa pengajian rutin bulanan keliling ke seluruh anggotanya, meski ada yang harus keluar kota, berkunjung ke anggota yang terkena musibah/ sakit, mereka tetap kompak dan bersatu seperti halnya masa-masa sekolah dulu.(dar)

(Sumber; Sie pubikasi Kamutu’79/ Ahmad Darowi.)Rep: mansyur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *