7 Kali Mediasi Belum Ada Titik Terang Penyelesaian Kasus Panorama Cottages

oleh -0 views

7 Kali Mediasi Belum Ada Titik Terang Penyelsaian Kasus Panorama Cottages

Ginewstvinvestigasi Lotim- Ada apa dengan Camat dan Pemdes Ekas buana 7 Kali mediasi Blom ada titik temu Kasus Panorama Cottages, Ibu Rut Romiyati dengan Mantan Kades Ekas Buana Pak Nurman Pemilik bangunan berada di depan Panorama Cottages.

Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) kabupaten Lombok Timur yang mempasilitasi rapat masalah sengketa penyelesaian bangunan antara Pihak Ibu Rut Romiyati Seran selaku Pemilik Home stay Panorama Cottages ( Investor ) dan Mantan Kades Ekas Buana Pak Nurman Pemilik bangunan berada di depan Panorama Cottages berlangsung cukup lama di Kantor Desa Ekas Buana Senin,07/10/2019.

Ibu Rut Romiyati selaku Pemilik Home stay Panorama Cottages ( Investor ) Saat di temui kepada awak media menuturkan,” Saya mintak kebijakan dari pemdes ekas buana dan Pak camat.

” Sampai 7 kali kita di mediasi blom ada titik terang penyelsaian.

” Padahal Uang sudah saya kasih Pk Nurman Rp.100 juta untuk membuat rumah, kok sekarang mau mintak tambahan lagi.Tandas nya ibuk Rut

Kadis PMTSP Muksin Menjelaskan,” Setelah kami keroscek ke lapangan memang benar Rumah nya Pak Nurman dak di Tempati lagi.

” Jarak dari pantai cukup dekat juga dengan Rumah nya pak nurman.

“Ini merupakan masalah lama dan hampir 3 tahun lamanya, ini yang terkahir kalinya DPMTSP mempasilitasi kedua belah pihak atau yang bersangkutan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi sehingga mendapatkan hasil kesepakatan bersama. Akan tetapi kedua pihak tersebut akan dirugikan jika kasus ini nantinya dibawa melalui proses pengadilan.

“Namun sampai 7 kali mediasi belum juga kita berhasil mendapatkan titik temu, ” Jelas Muksin

Terkait masalah ini sebenarnya DPTMSP tidak memiliki ranah untuk mengurus lebih jauh karena ini masalah perjanjian.

Lanjut muksin karena permasalahan ini belum tuntas maka arahnya akan dibawa kejalur hukum terkait bangunan yang berada di depan home stay Ibu Rut.

Muksin menjelaskan karena ini masalah perjanjian maka hukum perjanjianlah yang berlaku terhadap permaslahan kedua belah pihak yang ada di perjanjian Nota Kesepakatan, mereka sama-sama bersikukuh,” Untuk itu kita selesaikan saja permasalahannya kepihak hukum,” katanya

Sementara itu masalah sepadan pantai yang berada diantara bangunan pak Nurman merupakan kebijakan Pemda berdasarkan aturan tata ruang yang ada .

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Kedua Pihak Yakni Ibu Rut dan Pak Nurman Kadis DPMTSP, Asisten 3 , Kabid Tata Ruang, Kabag bagian Hukum , Camat, Kades, Kadus, masyarakat, Koramil, dan Polsek Jeroawaru. 

( KanciL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *