Gandeng PMI, Jurusan Kimia FST Undana Gelar Aksi Donor Darah

oleh -2 views

Global Investigasi News|Kupang ■ Dalam rangka menyambut dies natalis ke-18 Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana Kupang, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia, melakukan berbagai kegiatan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah aksi donor darah yang digelar di gedung perkuliahan FST Kimia, Senin 7 Oktober 2019.

Kristina Masni, salah satu petugas dari unit tranfusi darah PMI Provinsi NTT mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kerja sama dari PMI Provinsi NTT bersama mahasiswa jurusan Kimia serta merupakan inisiatif dari mahasiswa jurusan Kimia untuk membantu PMI dalam penyediaan darah.

Menurut Kristina, kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan mampu memenuhi target yang sudah ditetapkan dari awal yaitu minimal 50 kantong dari yang harus di kumpulkan.

” Target kita bervariasi. Kalau di Polda biasanya targetnya minimal 100 kantong darah, tapi kalau di kampus kita targetkan minimal 50 kantong darah saja”, jelas Kristina.

Dirinya mengatakan bahwa kebutuhan darah di Kota Kupang juga bervariasi. Kalau bulan-bulan wabah biasanya permintaan darah dari rumah sakit akan meningkat. Dirinya mengatakan bahwa untuk saat ini, jumlah yang harus dipenuhi diatas 50 kantong per hari.

“Kebutuhan tersebut menuntut unit tranfusi darah untuk menyediakan 1200-1300 kantong darah dalam sebulan”, ucapnya di akhir kegiatan tersebut.

Terkait pelaksanaan kegiatan tersebut, Kristina menyampaikan terima kasih kepada para panitia yang sudah bekerja keras untuk membantu PMI Provinsi NTT dalam menyiapkan stok darah. Dirinya berharap akan ada lebih banyak orang baik yang dengan tulus menyumbangkan darah bagi sesama yang membutuhkan.

” Terima kasih kepada seluruh kepanitiaan yang sudah sangat membantu PMI Provinsi NTT. Semoga ada banyak orang yang peduli dan siap mendonorkan darahnya untuk memenuhi kebutuhan darah di berbagai rumah sakit di Kota Kupang “, tutup Kristina.

Ketua Panitia pelaksana dies natalis ke-18, Yanaria Verarita Kewaran kepada media ini mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk paetisipasi dari mahasiswa dala mendukung kerja dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurutnya, selama ini kegiatan donor darah hanya dilakukan di instansi-instansi pemerintah, maka kali ini pihaknya berusaha agar mahasiswa juga turut serta dalam mendukung program kemanusiaan tersebut dan juga menjadikan mahasiswa sebagai orang-orang yang peka dengan berbagai situasi yang membutuhkan partisipasi mahasiswa.

“Ini kegiatan sosial bagi mahasiswa, dimana mahasiswa hadir sebagai orang-orang yang peduli dengan menyumbangkan darahnya bagi kebutuhan orang lain secara sukarela”, jelas Rita sapaan akrabnya.

Lanjutnya, kegiatan donor darah sudah beberpa tahun terakhir dilakukan di jurusan Kimia dan mahasiswa Kimia sendiri sangat berantusias dalam mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut. Selain itu ada juga mahasiswa dari jurusan lain yang turut mengambil bagian dalam kegiatan yang bermartabat tersebut.

” Mahasiswa sangat antusias bahkan dosen juga turut serta dalam kegiatan ini. Ada juga mahasiswa dari beberapa jurusan lain yang juga ikut menyumbangkan darah dalam kegiatan akbar ini”, tambahnya.

Rita menjelaskan bahwa awalnya dari kepanitiaan menargetkan pendonor pada kegiatan tersebut diatas 30 orang dan sesuai jumlah pendonor yang mendaftar sebanyak 40 orang. Namun ketika kegiatan berlangsung yang hadir untuk melakukan donor darah lebih banyak dari yang mendaftar.

“Yang datang untuk donor lebih dari 100 orang, tapi setelah dilakukan pemeriksaan ternyata banyak yang dinyatakan belum bisa menyumbangkan darah mereka karena berbagai alasan seperti kondisi kesehatan yang tidak mendukung”, tutur mahasiswa semester 7 itu.

Terkait kendala yang gagalnya banyak calon pendonor, Rita mengungkapkan bahwa hal tersebut dikarenakan adanya banyak praktikum di jurusan Kimia dan mahasiswa harus mengerjakan laporan sehingga waktu istirahat sangat sedikit dan kondisi fisik dari banyak mahasiswa menurun.

” Walaupun banyak yang tidak berhasil mendonorkan darahnya, tapi kita berterima kasih karena kegiatan hari ini sebanyak 50 kantong darah yang berhasil dikumpulkan “, jelas Rita.

Selain kegiatan donor darah, kegiatan lainnya yang akan dilakukan, diantaranya lomba Cerdas Cermat Kimia bagi mahasiswa Kimia, lomba menulis Essay pada tanggal 19 Oktober dan puncak kegiatan pada tanggal 26 Oktober 2019 mendatang. (YT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *