Terbakar Api Cemburu AR Alias Pandi Berurusan Dengan Polisi

oleh -5 views

Muara Teweh GI News- Jajaran Buser SatReskrim Polres Barito Utara Berhasil menangkap pelaku tidak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penangkapan pelaku berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/122/X/RES1.6/2019/Polda Kalteng/Polres Barut, tanggal 6 Oktober 2019.

Penganiayaan tersebut dilakukan oleh tersangka Ahmab Ripandi als. Pandi terhadap istrinya yang bernama Novita Ariani als. Novi.

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang membenarkan bahwa jajaran berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Setelah menerima laporan tersebut, Unit Buser dan Unit PPA Sat Reskrim Polres Barut mendatangi TKP sekaligus mencari tersangka. Namun saat itu pelaku tidak di TKP dan menurut informasi dari tetangganya bahwa setelah kejadian, tersangka pergi menggunakan sepeda motor Yamaha Mio GT warna merah”, ujar Kristanto

Selanjutnya Unit Buser melakukan pencarian terhadap tersangka ke rumah teman dan keluarga tersangka di sekitar Muara Teweh, namun tersangka tidak ada. Sebagian anggota menunggu di sekitar TKP/rumah tersangka.

“Sekitar pukul 11.30 Wib, tersangka pulang ke rumahnya. Kemudian tersangka ditangkap dan dibawa ke Polres Barito Utara beserta barang bukti berupa sarung/kompang samurai yang terbuat dari kayu, selang pembuangan air mesin cuci dan pipa paralon/PVC”, pungkas Kristanto

Berdasarkan keterangan pelaku sudah berulang-ulang melakukan penganiayaan terhadap korban, yaitu pada hari Jumat tanggal 4 Oktober 2019 skj. 16.30 Wib, hari Sabtu tanggal 5 Oktober 2019 skj. 05.00 Wib dan hari Sabtu tanggal 5 Oktober 2019 skj. 16.30 Wib dengan menggunakan alat berupa sarung/kompang samurai yang terbuat dari kayu, selang pembuangan air mesin cuci dan pipa paralon/PVC.

Akibat dari KDRT atau penganiayaan tersebut, korban menderita luka lebam di seluruh tubuh dari mulai wajah termasuk mata, punggung, tangan, paha dan kemaluan. Saat ini korban dirawat di RSUD Muara Teweh.

Adapun motif pelaku menganiaya istrinya karena merasa cemburu dan menuduh istrinya telah berselingkuh dengan laki-laki lain.

Dan saat ini pelaku beserta barang bukti sudah di amankan di Mapolres Barito Utara, adapun barang bukti yang diamankan adalah patahan sarung/kompang samurai yang terbuat dari kayu, Selang pembuangan air mesin cuci, Potongan pipa paralon/PVC.

Terhadap pelaku disangkakan Pasal 44 ayat (2) jo pasal 5 huruf a UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau pasal 351 KUH Pidana dengan ancaman maksimal 10 Tahun penjara.(Bbg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *