Kab. Bener Meriah Raih Peringkat I Kategori Tenaga Sanitasi & Peringkat III Kategori Tenaga Kebidanan Se-Provinsi Aceh 2019

oleh -0 views

Global Investigasi Bener Meriah-Aceh.
Redelong, Kabupaten Bener Meriah kembali menorehkan Prestasi dalam Penilaian Tenaga Kesehatan Teladan Pusat Kesehatan Masyarakat se-Aceh Tahun 2019 yang tertuang dalam Keputusan Gubernur Aceh No. 446/1603/2019 tentang Penetapan Tenaga Kesehatan Teladan Pusat Kesehatan masyarakat se-Aceh Tahun 2019, yang diterima oleh Humas Setdakan Bener Meriah tertanggal, Rabu, 9/10/2019.

Dalam Surat Keputusan Gubernur Aceh itu tercantum, dalam rangka peningkatan motivasi bagi tenaga kesehatan dilingkungan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Aceh dipandang perlu melaksanakan pemilihan tenaga kesehatan teladan Pusat Kesehatan Masyarakat se-Aceh Tahun 2019.

Sementara dalam bagian lainnya, SK Gubernur tersebut memutuskan dan Menetapkan Tenaga Kesehatan Teladan Pusat Kesehatan Masyarakat se-Aceh Tahun 2019 dengan Nama, Tempat Tugas, Nilai Akhir dan Peringkat sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Gubernura ini, bunyi SK Gubernur tersebut.

Sepertu yang tertuang dalam Lamipran SK Gubernur tersebut, Kabupaten Bener Meriah yang diwakili oleh PUSKESMAS SIMPANG TRITIT atas nama SUSILAWATI, AMKL dengan nilai akhir 280 merupakan Peringkat I (Pertama) dan disusul oleh Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Aceh Utara.
Sedangkan dalam kategori Tenaga Kebidanan Kabupaten Bener Meriah harus puas diperingkat III dengan jumlah Nilai 289 dari PUSKESMAS RONGA-RONGA atas nama YENI VISNIA OGLINA, GS, Amd.Keb. sedangkan peringkat II direbut oleh Kota Lhokseumawe dan peringkat satu diraih oleh Kabupaten Bireuen.

Ada beberapa Kategori penilaian yang dilakukan pada perlombaan Tenaga Kesehatan Teladan Pusat Kesehatan Masyarakat se-Aceh Tahun 2019 ini, diantaranya adalah, Penilaian Tenaga Dokter, Tenaga Dokter Gigi, Tenaga Keperawatan, Tenaga Kebidanan, Tenaga Gizi, Tenaga Kesehatan Masyarakat, Tenaga Ahli Teknologi Lab. Medik dan Tenaga Kesehatan Lingkungan. (02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *