Kehidupan Seorang Ibu Rumah Tangga Yang Butuh Perhatian Dari Pemkab Aceh Tamiang

oleh -53 views

Global Investigasi News co.id Aceh Tamiang -Seorang ibu rumah tangga yang mempunyai 2 orang anak atas nama Arlinah “37 thn yang bersuamikan bekerja sebagai serabutan Warga Dusun Lubuk Maneh Kampung Lubuk Damar Kecamatan Seruway kabupaten Aceh Tamiang yang belum pernah sama sekali tersentuh ataupun mendapatkan bantuan apa pun yang disalurkan oleh pihak pemkab Aceh Tamiang khususnya.

Ibu rumah tangga yang mempunyai 2 orang anak ini yang kesehariannya hanya mengurus rumah tangga, saat ditemui oleh beberapa pihak awak media dikediamannya mengatakan “hidup rumah tangga saya keseharian jauh dari tidak layak, apa lagi di dalam segi perekonomian, bahkan rumah yang kami tempati pun sudah tidak layak huni dan sangat memperhatikan “,Ujar Ibu rumah tangga ini, Kamis (10/10/2019).

Tidak hanya itu, saat pihak para wartawan menyambangi rumah milik Arlinah, Terlihat dengan jelas, Rumah tempat berlindungnya dari panas dan hujan ini milik Arlinah ini memang tidak layak huni dan terlihat dinding bangunan rumah hanya diselimuti berupa tepas yang sudah usang beserta tempelan plastik bahkan lantainya masih tanah, ditambah lagi rumah tangga pasangan Pasutri ini memiliki seorang anak balita dan seorang anak bayi yang sangat rentan terhadap cuaca dingin apa bila menjelang malam dan di musim penghujan.

kita sama-sama ketahui bersama bahwa program terhadap pengentasan kemiskinan yang digencarkan oleh pihak pemerintah pusat dan provinsi, ditambah lagi pemkab Aceh Tamiang yang selama ini memiliki visi dengan 3 Produk unggulan Bermutu yaitu masyarakat tidak lapar, masyarakat tidak bodoh dan masyarakat tidak sakit, jadi sangatlah pantas ibu Rumah tangga ini “arlinah” mendapatkan uluran dan sentuhan Lembut dari Tamiang bermutu termasuk Program Keluarga Harapan (PKH).

Lanjut Arlinah mengatakan kepada pihak awak media “Keberadaan keluarga kami ini memang sangat miskin, namun Keluarga kami tidak masuk kedalam Daftar Program Keluarga Harapan (PKH) Apa lagi Bantuan dari pihak Pemerintah Daerah Sendiri dan saya pun belum pernah sama sekali mendapatkan dari pihak manapun “, Ungkap Sedih Arlinah kepada pihak awak media.

Terlihat berkaca – Kaca dibola mata Ibu rumah tangga ” Arlinah” Mengatakan “selama ini , Saya hidup dengan suami saya yang bekerja hanya tenaga serabutan yang penghasilannya pun tidak mencukupi dalam menanggung seluruh biaya kehidupan dalam kebutuhan sehari – hari kami, Kami sangat berharap sekali agar pemerintah dapat melihat kehidupannya rumah tangga kami yang selama ini kami jalani memang benar – benar sangat membutuhkan uluran tangan para pejabat sebagai pememimpin khususnya pemerintah kabupaten aceh Tamiang.(E)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *