Diduga Dipukuli Oknum Guru Seorang Murid “TRAUMA”, Ketua Komite Ancam Kerahkan Massa Jika Kasus Ini Dilaporkan

oleh -25 views

Lebak – GI News ■ SAS salah satu siswa kelas lV Madrasah Al-Falah yang beralamat di Kampung Tegal Lumbu Desa Wanasari Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Guru adalah sebagai pendidik yang harus bisa mengayomi dan punya hubungan emosional antara Guru dan muridnya bukan sebaliknya, Guru adalah sebagai orang tua didalam kegiatan belajar dan mengajar di lingkungan sekolah ,tapi bukan berarti harus semena mena melakukan tindakan kepada anak didiknya, seperti yang di sampaikan oleh orang tua siswa kepada awak media GINews yaitu Bapak Nadria dan Ibu Ade selaku orang tua siswa dari siswa yang bernama SAS mengatakan bahwa anaknya yang sekolah di Madrasah Al-Falah kelas lV merasa kecewa pasalnya bahwa pada hari Kamis tanggal 10 Oktober 2019, anaknya pulang sekolah menangis usut punya usut ternyata anaknya mengadu bahwa dia dipukuli oleh gurunya gara gara nggak bisa menghapal suatu hapalan yang diberikan oleh sang guru yang paling mengagetkan adalah ada beberapa lebam di badan di anak tersebut bekas pukulan salah satu oknum guru yang berinisial AJ.

Bahkan saat oknum Guru tersebut di datangi oleh orang tua siswa mengakui kesalahan tersebut dan merasa hilap telah memukul SAS siswanya.

Dalam hal ini Awak GINews mencoba mendatangi siswa SAS dan mencoba untuk mengkorek kejadian inj lebih jauh, alhasil bahwa SAS di pukuli oleh guru AJ gara gara di suruh kedepan menghapal tapi siswa nggak bisa sehingga di pukulin, bahkan ketika SAS mau pulang sambil nangis dipanggil oleh guru tersebut bahkan ada keluarga guru bilang hal ini jangan sampai di laporkan sama orang tuanya.

Menyikapi hal ini M. Yusuf dari LEMBAGA TINGGI KOMANDO PENGENDALIAN STABILITAS KETAHANAN NASIONAL PERS INFORMASI NEGARA RI (LT-KPSKN-PIN RI) mengatakan bahwa tindakan oknum guru ini sudah keterlaluan dan ini perlu ditindak lanjuti dan di proses supaya kejadian ini tidak terulang lagi pada siswa yang lain.

Bahkan Nadria mengatakan bahwa Ketua Komite “A” sempat mengancam saya kalau permasalahan ini di laporkan kepada pihak yang berwajib maka saya selaku Ketua Komite akan menggerakkan massa untuk mengusir keluarga Bapak Nadria sekeluarga. (Wawan Gunawan Kabiro Kab. Lebak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *