M. Yaya Ketua LSM Gempita Kab. Pandeglang : Keterangan Di Papan Proyek Apakah Factor Kesengajaan Atau Dugaan Lain Yang Disembunyikan

oleh -51 views

Pandeglang ■ ginewstvinvestigasi.com – Musim rehabilitasi dan inovasi sarana dan prasarana sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Pandeglang melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumaha Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya.Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Banten.Melalui Satuan kerja pelaksanaan prasarana permukiman Provinsi Banten Tahun ini berpihak pada sejumlah kontraktor seperti PT BV.PT ATP.PT TCK selaku pemenang tender.

Perseroan terbatas (PT) tersebut belum lama ini sudah memulai Pekerjaan di beberapa SDN di berbagai Desa dan Kecamatan.Papan Proyekpun yang merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008 dipasang.

Mencermati pola keterangan papan proyek atau banner,mulai dari Institusi hingga legalitas Kontraktor berikut anggaran biaya serta limit waktu pekerjaan juga Puluhan Nama-nama SDN yang tengah di Rehabilitasi terbaca cukup jelas,hanya saja kejelasan tersebut menimbulkan satu pertanyaan mendasar terutama soal spesifikasi Anggaran di tiap-tiap SDN,Apalagi jika berbicara soal kondisi fisik SDN apakah rehab ringan,rehab sedang,atau rehab berat, sebab keterangan yang nampak untuk di ketahui publik hanya tertulis kolektif dan global dengan nilai nominal cukup fantastic kisaran Puluhan Milyar Rupiah, kenyataan seperti itu layak di pertanyakan terutama oleh komunitas sosial control, mengingat jika mengambil satu referensi dari Keputusan Presiden pada Point C halaman pertama di UU KIP, pihak Sekolah patut mengetahui berapa dana yang harus di serap.

Masih berkutat pada uraian kalimat yang tertera pada Papan Proyek, ada kesan setengah terbuka dan hanya sebatas gugur kewajiban, sebab dalam materi informasi tidak tertera alamat institusi maupun Kontraktor baik Website, Instagram, E-mail, Faximile, maupun Whatsapp.

Hal tersebut di utarakan Ruliana Cakrabuana S.Pd. SH. MH pengamat Pendidikan dan petinggi Perkumpulan Advokat Indonesia (Peradin) Pada Media ini awal pekan lalu.

Sementara salah satu tenaga Pengajar SDN Kertasana 1 Desa Kertasana Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang mengatakan pada waratawan (14/10/19) pihaknya tidak tahu berapa jumlah anggaran yang di terima oleh sekolahnya berikut kategorinya apakah Rehab ringan, sedang atau berat.’ Karena kami tidak melihat site plannya beriku hak nominal yang harus digunakan untuk melaksanakan proyek itu” tukasnya.

Hal sama terjadi di SDN Banyubiru 2 Desa Banyubiru Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang. Sekolah yang sudah di copoti genteng dan beberapa dindingnya di tempeli dengan plesteran juga tanpa ada site plan, sebaiknya kita tanyakan pada Kadisdikbud Kabupaten Pandeglang. Keterangan yang tertera di papan proyek apakah factor kesengajaan ataukah ada dugaan hal- hal lain yang di sembunyikan.’ Terang M Yaya Ketua LSM DPD Gempita Kabupaten Pandeglang yang bersekretariat di Apartemen Laguna Caringin Labuan.

Saat berita ini dirilis wartawan belum bisa menghubungi salah satu Direktur Dari kontraktor yang bersangkutan lantaran tidak terdapatnya alamat yang hatus dihubungi.
(Nuryahman / Rusdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *