Mustari Ketua Ormas PBBB : Proyek Jembatan Di Jalan Pasantren Abror Desa Kace Diduga Asal Asalan

oleh -1 views

Ginewstvinvestigasi.com ■ BANGKA BELITUNG BANGKA INDUK. Senin, 14/10/2019 – Hasil pantauan awak Media, bersama Ormas (PBBB) beberapa hari yang lalu, bahwa pekerjaan proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Pesantren Abror di wilayah Desa Kace Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka dengan Nomor Kontrak : Kontrak. 620/35.1/SPPK/DABA/BM/2019.

Terpisah nya Menurut MUSTARI Selaku ketua Ormas PBBB ( Pemuda bangka belitung bersatu)Mengatakan kepada pihak kontraktor CV. BUDI FATWA dan Pihak PU bangka induk jangan bodoh kan masyarakat dengan pembangunan tersebut Menurut dugaan kami yang nampak oleh mata  sudah jelas menggunakan batu gunung deameter kecil Dan menurut dugaan kami sudah jelas dikerjakan asal-asalan, imbuhan nya. 

Jadi kami meminta kepda penegak hukum yang terkait tolong lihat kembali Pekerjaan tersebut.dan kami siap untuk Menunggu kedatangan penegak hukum Yang terkait.di lokasi tersebut supaya tidak ada dusta di antara kita tolong tegakan hukum supaya jangan ada tembang pilih.kalau tidak ada tindak tegas penegak hukum yang terkait. kami Akan menyuratkan kejenjang yang lebih 
Tinggi lagi ugkapnya, 

Diduga ketidak wajaran dalam pekerjaan 
Tersebut jadi kami memohon kalau memang Benar dugaan kami proyek tersebut dikerjakan asal asalan. Kami meminta  berikan sangsi hukum. Seberat- beratnya agar ada epek jera di kemudian hari ungkapnya, secara tegas. Kepada awak. 

Sehingga awak media global kembali menghubungi Pak Hairil yang mana beliau mengatakan bahwa beliau adalah PPK, saat awak media ingin konfirmasi mengenai sejauh mana hasil perkembangan waktu  mengadakan cros cehk ke lapangan pada hari senin, 7/10/2019 , minggu lalu, namun pak Hairil engan menjawab dan setelah beberapa menit kemudian beliau mengatakan bahwa beliau berada di luar kota. Ungkapannya kepada awak media.

Begitu pula waktu yang sama, pihak kontraktor juga engan menjawab saat awak media menghubungi lewat telpon maupun whatsapp, 

Warga (DN), warga desa kace, mengatakan bahwa proyek itu sebenarnya Diduga memang benar asal asalan, dikerjakan, krn kami pun melihat saat proses pengerjaan jembatan tersebut, yang mana mereka diduga mengunakan batu gunung pecahan ukuran kecil, sehingga kekuatan jembatan tersebut tidak bertahan lama dikarena diduga kontraktor yang mana di duga ingin mencari keuntungan, sehingga masyrakat merasa kurang puas hasil pembangunan tersebut. Ungkapan saat di lapangan. Bersama awak media.

Dan diwaktu yang sama juga, bahwa (DN), langsung mengatakan bahwa pekerjaan peningkatan jalan pasantren Abror yang
menuju asrama putri, di duga, keterlambatan dalam pengaspalan nya, sehingga kami merasa dampaknya debu. Sehingga kesannya di duga pihak pemborong mengunakan tanah puruh, yng jelek. 

Harapan nya kepada bapak bupati bangka untuk segera menegur pihak kontraktornya. (DN) salah satu warga kace , kami sangat, mendukung Ormas PBBB (pemuda bersatu bangka belitung) yang mana perduli terhadap warga kace, untuk membela dan menegakan kebenaran, ungkapan (DN) . 

Global investigasi news. Co.id.
(M.FD) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *