Formatur HMI MPO Cabang Mataram Diduga Tidak “Becus & Melaggar” Konstitusi, HMI Komisariat UNRAM Menyatakan Sikap !!!

oleh -6 views

Ginewstvinvestigasi.com ■ Mataram – Pada hari Minggu (13/10), HMI Komisariat UNRAM menggendakan pelantikan 3 Komisariat (Komisariat Saintek, Soshum dan Komisariat PGSD) bertempat di Jalan Majapahit, Amanah Kuliner depan Universitas Mataram. Sebagai upaya ekspansi Wilayah Universitas Mataram.

Pasca konfercab di mataram bulan September lalu kemelut masih terjadi di tubuh HMI MPO cabang mataram. Banyak yang mempersoalkan formateur yang melaggar konstitusi HMI. Formatur yang tidak merpresentasikan tupoksinya, formatur yang tidak sesuai dengan ketentuan konstitusi HMI.

Tugas formatur harus sesuai dengan tugas ketua umum karna dia merangkap sebagai ketua umum. Termasuk juga menerbitkan SK di setiap kegiatan pelantikan karna amanat konstitusi HMI.

Kini dari pihak formatur terpilih komisariat saintek, soshum Dan komisariat pgsd protes Dan melakukan Gerakan terhadap apa yang dilakukan arif ketua umum terpilih yang juga sebagai ketua formatur karna dinilai telah melanggar konstitusi HMI.

Sangat di sesalkan orang yang katanya terpilih menjadi ketua umum tapi melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan konstitusi HMI. Hal itu di tunjukkan dengan tidak menerbitkan SK untuk ekspansi yg dilakukan komisariat UNRAM dengan dalih;

  1. Belum di lantik kepengurusan cabang mataram oleh PB HMI. Itu menunjukkan in konstitusional.
  2. Takut di tertawakan oleh HMI DiPo yang hadir sebagai tamu dlam acara pelantikan karna tidak sesuai dengan mekanisme. Hal ini sangat tidak berdasarkan konstitusi HMI.

Melihat kondisi sperti ini, HMI komisariat UNRAM menyatakan sikap:
1.ketua umum yang merangkap sebagai formatur terpilih telah melanggar konstitusi HMI anggaran dasar(AD) Bab V pasal 11, Anggaran Rumah Tangga (ART) pasal 18 pedoman struktur organisasi nomor 2 point A.

  1. Apabila masih taat pada konstitusi HMI, segera terbitkan SK kepengurusan HMI komisariat saintek, soshum Dan komisariat PGSD universitas mataram.
    3.apabila tuntutan ini belum di penuhi oleh formatur terpilih, maka akan ada tindakan lanjutan. (M. Nasrul Izza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *