Choirunnisa Korban Lakalantas : “Kenapa Diduga Saya Yang Akan Dijadikan Tersangka ???”

oleh -15 views

Bangka Belitung ■ Pangkalpinang Rabu, 15/10/2019 – Hasil pantauan awak Media Cetak & TV – Online global investigasi news.co id (ginewstvinvestigasi.com).

Sehubungan dengan kejadian lakalantas di daerah jalan Koba depan Mitshubisi yang kurang lebih 9 bulan lalu sampai sekarang belum ada titik terangnya oleh Oknum Polantas (Unit Lakalantas) Pangkalpinang terhadap kasus tersebut.

Sehingga keluarga korban datang ke Ormas memberitahukan dan memberi surat kuasa untuk permasalan ini untuk minta keadilan yang diduga Oknum Lakalantas berkerjasama ke pihak Perusahaan “PE” di Pangkal Balam Pancur

Disaat Keluarga korban  mendatangkan awak Media dan Ormas PBBB (Pemuda Bangka Belitung Bersatu) kediamannya mengatakan saya binggung, kok !!! kenapa ada surat pemanggilan untuk adik saya diduga akan dijadikan tersangka, sedangkan luka yang paling parah adik saya dan kondisi Choirunnisa sampai saat ini masih cacat juga.

Namun yang anehnya pak, kami disuruh untuk berdamai dengan perusahaan sehingga kami diduga ditakut takuti oleh Oknum Polantas  disuruh untuk berdamai ke perusahaan.

Saat awak media bersama Ormas PBBB mendatangi ke Lakalantas Pangkalpinang langsung menghadap Kasatlantas, AKP Niko mengatakan dalam hal tersebut itu memang benar adanya korban Lakalantas saat disinggung  surat pemanggilan buat korban yang tidak ada tandatangan Kasatlantas (Lakalantas) dia langsung meyerahkan jawabannya kepada salah satu Oknum Polantas untuk menjawabnya, “ya pak itu memang kami yang bikin surat pemanggilan itu dan setelah itu Sang Oknum diam, (15/10/2019)

Disinggung lagi permasalahan kronologis Oknum Lantas memberikan data” kejadiannya mobil belok kanan dan langsung mau belok kiri sehingga terjadi kecelakaan mungkin karena kelalaian kendaraan bermotor.

Lain halnya Kasatlantas AKP Niko mengatakan kalau memang dalam hal tersebut ada kesalahan, kami akan perbaiki karena ini juga belum di SP3-kan, ungkapnya

Mendengar perkataan salah satu Oknum Polantas tersebut Anti selaku saksi membantah itu tidak benar karena saya lihat dengan mata saya sendiri dan masih ada lagi saksi selain saya yaitu
Istri saya sendiri ungkapnya.

Lain halnya dengan Zulhuda mendengar  hal tersebut angkat bicara, “terserah bapak mau buat set gambar terserah itu dasar bapak tapi kami juga punya dasarnya, ini saksi di tempat kejadian tersebut yang ingin saya pertanyakan kuat mana 
antara sket gambar dan saksi, beberapa oknum Polantas diam nggak menjawab.

Setelah beberapa jam adanya tanda jawab antara pihak Polisi dan Ormas PBBB akhirnya Kasat Lantas AKP Niko mengatakan sekali lagi kalau ada kesalahan kami akan kami perbaiki dan 
besok kami akan mengabarkan ke pihak
korban biar ada kejelasan tutupnya.

Globalinvestigasinews.co.id
(M.FD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *