Janda Miskin Ini Tolak Bantuan Dari Dinsos Ada Apa ???

oleh -88 views

Aceh Timur ginewstvinvestigasi.com Hanifah Idris (40) warga Dusun Teupin Siren, Desa Meunasah Asan, Kecamatan Madat, Aceh Timur menolak bantuan yang disalurkan Camat Madat dan TKSK setempat, amatan awak media ini, bantuan berupa tripleks 4 mili sebanyak 50 lembar, dan seng ukuran 8 sif 40 lembar untuk atap rumah Hanifah diantar langsung oleh Camat dan turut di pantau oleh 2 jurnalis. Selasa 15/10/2019

Pemerintah Aceh Timur melalui Dinas Sosial Aceh Timur menyerahkan bantuan untuk Hanifah idris (janda miskin) atas perintah bupati Aceh Timur H. Hasbalah HM. Thaib. SH Bantuan tersebut di antarkan oleh Tim Dinsos kabupaten Aceh Timur selasa pagi

Kalau bantuan untuk rehap, saya tidak mau terima, Kata Hanifah, karena rumah saya sudah tidak layak untuk di rehap, kalau tidak ada bantuan rumah permanen saya tidak terima, karena camat berjanji akan dibangun rumah rekon, rumah permanen ujar Hanifah kepada awak media ginewstvinvestigasi.com

Apa yang disampaikan Hanifah Idris membuat penulis tersentak kaget. Karena belum pernah penulis menemukan hal yang seperti ini, Mirisnya, rumah yang ditempati Hanifah idris bersama tiga anaknya memang sudah tidak layak untuk dihuni, Sehingga beberapa waktu lalu, awak media mem beritakan penderitan yang dialami keluarga tersebut, bertujuan untuk mendapatkan bantuan pemerintah

Setelah adanya berita pilu janda miskin tersebut, pemkab Aceh Timur bergerak cepat dan melalui Dinas Sosial setempat mengantarkan bantuan tersebut. anehnya, setelah bantuan tiba ditempat Hanifah bersama anak perempuan nya bersikeras dan tidak mau menerima barang bantuan yang di antar oleh Camat dan TKSK. Hingga timbul pertanyaan, ada apa dengan semua ini?

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, Kadinsos Aceh Timur Elfiandi memerintahkan Kabid Linjamsos untuk mengantar
Bantuan rehab rumah untuk Hanifah idris Yg diserahkan oleh kabid (linjamsos) Saharani. S.Ag. MA dari dinas Sosial kabupaten Aceh Timur, bantuan ini merupakan sumbangan dari Penerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinsos Atim, karna menyangkut dengan rumah tidak layak huni (RTLH) itu sudah di kembalikan ke dana desa semuanya, Karena tidak teralokasi di Dana desa maka bupati memerintahkan membantu merehab Rumah Hanifah Idris tersebut, maka hari ini kami mengantarkan bantuan berupa tripleks 4 mili sebanyak 50 lembar, dan seng ukuran 8 sif 40 lembar, dll ucap kabid linjamsos

Lanjutnya Bantuan tersebut merupakan bantuan pemerintah Kab Aceh Timur, maka begitu kita mengetahui adanya rumah tidak layak huni di kecamatan Madat, langsung kami meminta Muzakir (TKSK) untuk mengecek langsung informasi tersebut, alhasil ternyata informasi tersebut benar adanya, kami langsung berkoordinasi dengan camat Madat Muchtaruddin.SE untuk kami antarkan bantuan tersebut

Muzakir TKSK kecamatan Madat mengatakan sebagaimana kita ketahui bersama bahwa rumah Hanifah idris yang sempat viral beberapa hari yang lalu, kami langsung berkoordinasi dengan semua pihak di kecamatan dan desa untuk membantu pembangunan Rumah Ibu Hanifah idris, karna dinsos Aceh Timur hanya membantu seng dan tripleks ucap Muzakir

Lanjutnya sedangkan Rumah Hanifah Idris tidak layak lagi di rehab, harus kita bangun baru kembali, tapi anggarannya tidak ada, maka kami berkoordinasi dengan keuchik setempat dan camat untuk tiang dan bahan lainnya yang belum ada bebernya

Camat Madat Muchtaruddin.SE mengatakan saya secara pribadi sudah mengupayakan rumah rekon, namun bantuan tersebut baru ada di tahun 2020, maka untuk sementara ini kami akan membangun seadanya dulu, minimal layak huni lah, karna ibu Hanifah tidak mau jika rumahnya direhab, maka kami akan membangun baru rumahnya, menyangkut dengan kekurangan bahan bahan bangunan kami sudah bermusyawarah bersama keuchik, kami akan menanggung bersama ucapnya

Baktiar keuchik Gampong Muenasah Asan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui dinsos kabupaten atas respon cepat dalam hal penyaluran bantuan untuk Rumah Hanifah Idris yang sempat firal beberapa hari yang lalu tutupnya…Zul Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *