Akibat Diguyur Hujan, Ratusan Rumah Di Aceh Singkil Direndam Banjir

oleh -0 views

Ginews Aceh Singkil, Ratusan perumahan penduduk tiga Kecamatan, di Kabupaten Aceh Singkil terendam banjir akibat tingginya curah hujan sepekan terakhir.

Petugas Pusdalops PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Aceh Singkil Rosiana Kusuma Wardani, menuturkan kepada awak media, banjir yang melanda tiga Kecamatan di Aceh Singkil telah merendam ratusan lebih rumahan warga, dan fasilitas umum lainnya, Kamis 24/10/2019.

“Banjir di Kecamatan Gunung Meriah terjadi di Desa Sidorejo pada Senin 21 Oktober, selanjutnya Selasa 22 Oktober 2019 banjir terjadi di Desa Gunung Lagan, Desa Tanah Bara, Desa Cingkam dan Desa penjahitan,” kata Rosiana.

Sedangkan banjir di Kecamatan Singkil Utara, banjir terjadi di Desa Ketapang Indah pada Selasa 22 Oktober 2019 sekitar pukul 21.30 Wib dengan ketinggian air kurang lebih 20 hingga 50 Cm, hingga merendam halaman Sekolah Menengah Umum (SMU) Singkil Utara.

Selanjutnya di Kecamatan Kutabaharu banjir melanda jalan penghubung Desa Butar ke Lae Tinanggam PT Nafasindo terkena banjir, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan roda 2 dan empat.

Rosiana merincikan, berdasarkan pendataan BPBD, korban terdampak banjir di Kecamatan Gunung Meriah yang terdiri dari enam Desa, yakni Desa Sidorejo 91 KK 272 jiwa, Desa Gunung Lagan 22 KK 101 Jiwa, Desa Tanah Bara 7 KK, Desa Cingkam 8 KK 23 jiwa, Desa Penjahitan 8 KK 22 Jiwa, dan Desa Blok 31 1 KK 5 jiwa. Total Keseluruhannya berjumlah 137 KK 423 jiwa.

Sedangkan korban terdampak di Kecamatan Singkil Utara, hanya satu Desa, yakni Desa Ketapang indah, korban yang terdampak 35 KK 164 jiwa.

Dampak bencana banjir tersebut, telah merendam ratusan rumah masyarakat, terendamnya fasilitas umum, Terendamnya persawahan masyarakat, terendamnya jalan nasional Singkil-Gunung Meriah dan terendamnya peternakan warga.

“Saat ini banjir masih merendam sejumlah pemukiman warga, namun tidak ada korban yang terdampak banjir untuk mengungsi,” ungkapnya.

Sementara upaya yang dilakukan BPBD melakukan pemantauan koordinasi dan terus mendata korban terdampak risiko bencana.

BPBD mengimbau Karena cuaca mulai masuk fase musim hujan diharapkan masyarakat untuk membersihkan parit parit disekitar, supaya air dapat mengalir lancar dan tidak meluap ke pekarangan rumah serta jalan dan tetap waspada akan terjadinya Banjir.

*(HTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *