Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Bersama Camat, Sambut Tim KSDAE Memburu Buaya Di Way Semaka

oleh -0 views

Tanggamus – Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Propinsi Lampung menerjunkan Tim guna menangkap buaya yang meresahkan masyarakat di Sungai Semaka baru-baru ini.
Pasalnya kemunculan buaya tersebut sempat membuat geger masyarakat, bahkan sudah ada dua orang warga yang menjadi korban gigitan buaya sehingga mengalami luka-luka.

Sehingga kedatangan tim tersebut disambut Antusias warga sebab menjadi harapan masyarakat buaya dapat segera di tangkap dan masyarakat tidak lagi takut untuk beraktifitas di sungai.

Kedatangan mereka juga disambut langsung Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu. Amin Rusbahadi bersama Camat Wonosobo dan Camat Semaka di Pekon Banjarsari, Wonosobo Kabupaten Tanggamus, Kamis (24/10/2019).

Menurut Rusmaidi selaku Ketua Tim, bahwa pihaknya dari Seksi Konservasi wilayah III Provinsi Lampung, datang merespon pengaduan masyarakat tentang Satwa yang dilindungi namun meresahkan masyarakat.
Kemudian Tim akan melakukan Observasi terlebih dahulu, selanjutnya jika memungkinkan akan segera dilakukan penangkapan terhadap buaya tersebut.
“dimulai nanti sore, tadi Tim melakukan Identifikasi lokasi dan malamnya melakukan penelusuran sungai untuk mengetahui di mana keberadaan buaya tersebut, “kata Ketua Tim Seksi Konservasi Wilayah III Provinsi Lampung Rusmaidi, dalam keterangannya di lokasi.
“Lanjutnya, apabila nanti Tim dapat melaksanakan penangkapan, buaya tersebut akan di bawa dan dilepas liarkan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Disinggung terkait waktu penangkapan, Ketua Tim Seksi Konservasi Wilayah III Provinsi Lampung Rusmaidi, menerangkan bahwa pihaknya tidak dapat memutuskan mengingat panjangnya aliran sungai.
Namun Rusmaidi mengaku akan bertahan 4 sampai 5 hari disana. Menurutnya juga diperkirakan buaya di sungai semaka berjenis buaya muara.
“Kami akan bertahan 4 hingga 5 hari disini, perkiraan buaya sendiri buaya muara, “pungkas Ketua Tim Seksi Konservasi Wilayah III Provinsi Lampung Rusmaidi.

Ditempat sama, Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu. Amin Rusbahadi mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan Tim dalam perburuan buaya tersebut. Pasalnya di Wilayah hukumnya juga terdapat 1 warga menjadi korban gigitan buaya.
Namun, Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu. Amin Rusbahadi, mengharapkan Tim melakukan penangkapan dengan alat dan Standar yang berlaku terkait penangkapan buaya, karena merupakan satwa yang dilindungi.

“Kepada Tim, kami harapkan berhati-hati dalam melaksanakan tugas. Semoga segera dapat ditangkap dan membuat masyarakat menjadi nyaman beraktifitas di sungai, “kata Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu. Amin Rusbahadi.

Sementara Camat Wonosobo Kabupaten Tanggamus Edi Fahrurozi menjelaskan sesuai laporan Kepala Pekon sehingga merespon dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus sehingga Tim dapat hadir ke lokasi.

Camat Wonosobo Kabupaten Tanggamus Edi Fahrurozi, dalam kesempatan yang sama berpesan kepada masyarakat untuk sementara agar menghindari beraktivitas di aliran sungai Semaka sebelum Tim dapat menangkap buaya tersebut.
“Sesuai pernyataan Tim tadi, terlebih dahulu didentifikasi beberapa ekor buaya yang ada di sungai semaka. Kami menghimbau masyarakat Wonosobo dan masyarakat Semaka agar tidak melakukan aktifitas di sungai, “pesan Camat Wonosobo Kabupaten Tanggamus Edi Fahrurozi.

Selanjutnya, Camat Semaka Kabupaten Tanggamus Wiwin Triani, menambahkan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan sehingga Tim dapat datang ke lokasi. Ia juga menghimbau masyarakat Semaka untuk berhati-hati dalam beraktifitas di sungai.

“Wati, salah satu warga setempat berharap atas kedatangan Tim dapat agar segera dapat menangkap buaya tersebut, karena musim kemarau masyarakat menggunakan sungai untuk mencuci dan lainnya.
“saya berharap Tim dapat menangkap buaya ganas itu, agar kami dapat beraktifitas kembali di sungai dengan tidak ada rasa takut, apalagi sekarang lagi kemarau,” ucap ibu rumah tangga berjilbab Wati. (Heri Apriyanto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *