Masyarakat Desa Cisungsang Mengeluh !!! Pembuangan Limbah Lumpur Emas Diduga Mencemari Lingkungan

oleh -1 views

Ginewstvinvestigasi.com ■ Lebak – Masyarakat Desa Cisungsang mengeluh !!! Pembuangan limbah lumpur emas mencemari lingkungan.

Adanya pengolahan lumpur emas yang berasal dari dari kampung Ciater Desa Situ Mulya kecamatan Cibeber kabupaten Lebak provinsi Banten ,dikeluhkan masyarakat Desa Cisungsang dan sekitarnya.dimana dalam kegiatannya para pengusaha tong pengolahan lumpur emas ini membuang limbahnya lansung ke kali Cipari,dan kali Cipari ini berhubungan dengan kali Cikidang- Cibareno.Dari hasil investigasi awak Media GI news bahwa para pengusaha pengolahan lumpur emas ini tidak memikirkan Dampak yang di akibatkan oleh pembuangan limbah lumpur emas tersebut, karena dalam pembuangan nya langsung ke kali tanpa ada bak penampungan dulu.padahal pembuangan limbah ini sangat membahayakan kesehatan masyarakat sekitar yaitu di antaranya masyarakat cisungsang. dimana aliran air kali Cipari ini sangat di butuhkan masyarakat untuk kebutuhan sehari hari,seperti nyuci dan mandi,selain itu aliran kali Cipari ini airnya untuk mengairi sawah para petani sekitar.

menurut salah seorang Warga (red) kami sebenarnya merasa Riskan menggunakan air dari kali Cipari ini,karena airnya sudah di cemari bahan kimia yang disebabkan dari limbah lumpur emas .Melalui Awak media ini kami minta kepada para pengusaha tong ini atau pengolahan lumpur emas ini supaya melihat kepentingan umum atau orang banyak jangan mementingkan kepentingan pribadi atau sendiri,apalagi di musim kemarau ini kami sangat memerlukan air ini,dan saya minta kepada dinas lingkungan hidup dan satpol PP.agar mengadakan penertiban tentang kegiatan ini.

Sementara menurut M.Yusuf selaku Wakil Ketua Lembaga Tinggi Komando Pengendalian Pengendalian Stabilitas Ketahanan Nasional PIN RI ,(LT-KPSKN-PIN RI),Kami meminta kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas lingkungan Hidup dan Satpol PP untuk menertibkan para pengusaha pengolahan lumpur emas {pengusaha tong), sebab di duga ilegal dan dalam kegiatannya telah menggunakan bahan kimia Sianida,dan tak segan segan membuang limbahnya ke kali ,ini sangat membahayakan kesehatan masyarakat sekitar ,bila perlu di adakan penutupan.(Wawan Gunawan Kabiro Lebak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *