Wakil Bupati Donggala Moh. Yasin S.Sos Menghadiri Kegiatan Panen Raya Padi

oleh -38 views

http://www.ginewstvinvestigasi.com
Wakil Bupati Donggala, Moh. Yasin, S. Sos menghadiri kegiatan panen raya padi sawah yang dirangkaikan dengan kegiatan kemitraan di Desa Karyamukti, Kecamatan Dampelas, Kamis (27/10/2019) kemarin. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1306 Donggala, Kapolsek Dampelas, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Donggala, Anggota DPRD Kabupaten Donggala, Pimpinan PT. Pertani, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dampelas, Camat Dampelas, Kepala Desa Karya Mukti, sejumlah tokoh Masyarakat dan sejumlah petugas penyuluh pertanian serta ketua kelompok tani se-kecamatan Dampelas.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Donggala mengapresiasi pengolahan pertanian masyarakat kabupaten Donggala yang tiap tahunnya mampu menghasilkan sur-plus stok beras. “Menurut saya pengolahan pertanian kita ini sudah cukup luar biasa, oleh karenanya hal ini perlu kita tingkatkan,” ujarnya.

“Oleh karenanya kedepan pihak kami akan terus mengkomunikasikan kepada seluruh instansi terkait termasuk juga pada tingkat kementerian terkait mengenai support apa yang diperlukan oleh masyarakat demi menjamin kemajuan tersebut. Apa yang bisa kita bantu secara langsung, pemerintah daerah akan membantu, selebihnya akan kami komunikasi ke tingkat propinsi maupun tingkat kementerian,” jelas Wabup

Selain itu, Mantan Ketua DPRD terpilih periode 2014-2019 ini juga berharap agar kedepannya para petani, khususnya seluruh petani yang ada di Kabupaten Donggala mau sama-sama bekerjasama membangun pertanian Kabupaten Donggala, karena menurutnya kedepan Kabupaten Donggala merupakan wilayah yang paling strategis dan akan banyak diuntungkan dengan rencana pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara ke wilayah Kalimantan.

“Walaupun ibu kota belum pindah tetapi tahun 2020 itu pembangunan sudah dimulai. Kemarin saja, Balikpapan sampai kewalahan dalam memenuhi stok beras makanya mereka datang kesini untuk menawarkan kerja sama,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Seksi Serealia Arbit, SP,. M.Si, juga turut memberikan apresiasi yang senada terhadap kinerja dan prospek pertanian Kabupaten Donggala. “Pada hari ini saya secara pribadi dan secara kelembagaan dinas merasa bangga atas kerja keras bapak ibu sekalian terutama kelompok tani yang ada di Donggala sehingga Kabupaten Donggala bisa menjadi salah satu kabupaten percontohan penyangga ketahanan pangan di wilayah Sulawesi Tengah,” tuturnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Donggala Hari Soetjahyo, S.Pt dalam kesempatan tersebut juga ikut turut mengapresiasi kinerja para petani Donggala “Alhamdulilah setiap tahun dengan luasan kurang lebih 12.700 hektar dengan jumlah penduduk donggala kurang lebih 300 ribu jiwa, jumlah stok beras kita masih surplus 25.000 ton setiap tahun oleh karenanya selaku masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Donggala sudah memang wajib kita berterima kasih kepada pemerintah pusat karena selama ini, lima tahun terakhir, alhamduillah subsidi benih, baik jagung, padi, kedelai maupun benih tanaman lainnya masih disubsidi oleh pemerintah pusat melalui dana APBN yang dikelola oleh Pemerintah Pusat langsung maupun oleh Dinas Pertanian Propinsi sehingga alhamdulillah petani yang ada di Kabupaten Donggala bisa rutin melakukan tanam dan panen,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati bersama rombongan sebelumnya melakukan seremonial panen di salah satu lokasi sawah milik petani dengan menggunakan teknik panen tradisional bermodalkan sabit, kemudian masih ditempat yang sama rombongan Wakil Bupati diajak melakukan panen dengan menggunakan Mesin Pemanen Padi atau combine harvester yang merupakan salah satu bantuan pemerintah pusat yang diserahkan ke pemerintah daerah untuk dikelola dan pengelolaannya diserahkan kepada Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) kelompok tani masing masing kecamatan .(stefi/lilis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *