KOMCAB LP-KPK Simeulue Segera Laporkan Eks Anggota DPRK & Koleganya “Bermain Dana Aspirasi” ???

oleh -7 views

Sinabang, Ginewstvinvestigasi.com – Sesuai yang telah diberitakan dibeberapa media sebelumnya, Beberapa saat lalu LP-KPK Kabupaten Simeulue banyak menemukan dugaan penyelewengan dari dana Aspirasi oknum mantan anggota DPRK Simeulue Priode 2014/2019 inisial AR, Setelah ditelusuri ternyata Aspirasi yang ditujukan untuk memperdayakan dan kemaslahatan masyarakat ini ternyata banyak diselewengkan oleh sang Aspirator berserta koleganya dengan berbagai cara dan trik manipulasi, Banyak anggaran dengan nominal yang cukup fantastis disebutkan maupun terterah dalam dokumen keuangan daerah yang menjadi proritas utama dari AR namun kenyataannya tak sesuai yang didapati dilapangan.

Salah satunya yang terdapat didesa Leubang Hulu ini, AR mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan lokasi lapangan bola kaki pemuda dengan anggaran 250 juta, Akan tetapi faktanya yang diterima hanya 22 juta-an termasuk biaya administrasi, Sejak tahun 2016 lalu sampai saat ini sisa anggaran 230 juta (lebih kurang) tak pernah diketahui keberadaannya juga tidak pernah diterima oleh pihak masyarakat maupun pemerintah Desa Leubang Hulu. Ironisnya lagi kepemilikan tanah tersebut atas nama NR sebagai pelantara atau makelar tanah juga adik kandung dari AR.

Belum lagi anggarannya tak sesuai dengan kenyataan alias mark-up juga fiktif, Ditambah lagi terjadi permainan dari Aspirator dan makelar tanah dalam transaksi pembelian tanah lapangan bola kaki tersebut dari pihak warga setempat sebagai pemilik awal. Dalam perjanjian antara AR juga NR dengan pihak pemdes maupun masyarakat Leubang Hulu, Sertifikat tanah tersebut akan diserah terimakan setelah dikeluarkan oleh pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Simeulue, Begitu janji awal kedua belah pihak namun faktanya sampai hari ini Sertifikat itu tak kunjung ada bahkan setelah ditelusuri ke pihak BPN tidak dapat dijawab dengan pasti tanah tersebut pernah diurus dokumennya oleh pihak yang bersangkutan.

Setelah mengetahui ada yang ganjil dalam hal ini dan merasa ditipu, Tomas dan Tokoh Pemuda serta Pemerintah desa pada Rabu malam (30/10) bertempat di gedung serba guna Desa Leubang Hulu yang dihadiri LP-KPK, Secara bersama membuat pernyataan sikap tertulis bahwa anggaran 250 juta dari Aspirasi AR tersebut tidak pernah mereka terima hingga saat ini yang ada hanya 19 juta, Selanjut mereka meminta kepada LP-KPK agar dapat menidaklanjuti prihal ini hingga diproses secara hukum, Masyarakat maupun Pemdes setempat sangat menyesalkan dan mengecam keras sikap AR dan NR yang telah dianggap saudara sendiri ternyata melakukan kebohongan dan mengkhianati kepercayaan mereka selama ini,

Kami sangat kesal dan marah atas prilaku yang tidak terhormat ini, Kami merasa telah ditipu bahkan nama kampung kami sengaja diperjual belikan oleh kakak beradik ini untuk mendapatkan keuntungan pribadi mereka dari dana Aspirasi tersebut, Sungguh naif dan munafiknya mereka kami berdo’a semoga mereka mendapat ganjaran setimpal atas perbuatan keduanya selama ini,”Tegas Tomas

Ketua Komcab LP-KPK Simeulue Ekosusanto juga membenarkan terjadinya dugaan penyelewengan dana Aspirasi AR didesa Leubang Hulu itu, Dalam penyampaiannya Ekosusanto kepada pihak media ginewstvinvestigasi.com menyebutkan, Setelah kita terlusuri sesuai bukti-buktinya yang diperoleh saat ini, Diduga kuat selain oknum eks anggota dewan ini telah menyelewengkan dana Aspirasinya sendiri diberbagai tempat juga ada pihak-pihak lain yang ikut terlibat didalamnya dan menikmati hasil dari aliran dana aspirasi ini, Nanti kita buktikan kebenarannya secara bersama-sama dihadapan hukum,” Ujarnya

Tambahnya, Kami dari Komcab LP-KPK Simeulue telah mengatongi berbagai bukti dugaan penyelewengan dana Aspirasi oknum anggota dewan AR dan keterlibatan NR secara langsung, Tak menunggu waktu LP-KPK akan segera melaporkan kasus ini kepihak berwajib supaya dapat diproses secepatnya sehingga kebenaran yang selama ini terbungkam dapat terungkap kepermukaan, Dengan demikian para pelaku yang telah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *