Konsolidasi Internal Partai PDI Perjuangan Kota Cimahi Sekaligus Memperingati Hari Sumpah Pemuda

oleh -2 views

Konsolidasi Internal Partai PDI Perjuangan Kota Cimahi Sekaligus Memperingati Hari Sumpah Pemuda Tema Dengan Semangat Sumpah Pemuda Kita Wujudkan PDI Perjuangan Sebagai Partai Pelopor.

GINewstvinvestigasi.com ■ Cimahi – Acara Konsolidasi Internal Partai PDI Perjuangan Kota Cimahi sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan tema Semangat Sumpah Pemuda Kita Wujudkan PDI Perjuangan Sebagai Partai Pelopor yang di selenggarakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi Jalan Permana Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi , yang di hadiri oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Ono Surono, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Ir. Ketut Sustiawan dan Jajaran Pengurus DPD PDI P yang lain nya, diantara nya Nikko BP Siahaan ( DPR RI ) ,Inne Purwadewi ( DPRD Provinsi ) Yunandar Prawira ( DPRD Provinsi ) serta yang lain nya di sambut dengan Tarian adat Popbi.

Ir. Ajay. M. Priatna, MM Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi sekaligus sebagai Walikota Cimahi massa bhakti Tahun 2017 – 2022 mengatakan dalam sambutan nya bahwa kami siap dan sangat kompak sesuai dengan arahan dari Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, Kota Cimahi yang hanya Tiga Kecamatan ini di perkirakan mudah secara teori namun kenyataan nya begitu sulit hingga PDI Perjuangan Kehilangan kursi Ketua DPRD.

Dengan melihat kondisi sekarang ini yang begitu siap dan sangat kompak Insya Alloh di Tahun 2024 PDI Perjuangan Kota Cimahi kembali merebut kursi DPRD, karena tujuan kami kepentingan masyarakat lebih penting di banding kepentingan yang lain nya, contoh salah satu Iwan Setiawan Anggota DPRD kota Cimahi dari Dapil 6 Kota Cimahi yang baru di lantik sudah bisa membeli kendaraan ambulan untuk masyarakat dan kami selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi bangga sekali, dan Kami pun setiap dua minggu sekali evaluasi rapat rutin Pengurus DPC dengan transparansi ,ujar nya.

Lanjut, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat Ir. Ketut Sustiawan menyatakan biasa nya yang seru dan meriah setiap ada kegiatan di Kota Cimahi waktu nya di pagi hari yang sudah terbiasa dengan di adakan nya olah raga senam baru terasa hangat suasananya.

Kali ini Ketua DPD PDI P Provinsi Jawa Barat di upayakan lengkap dalam road show ke Kota Cimahi, yang biasa nya hanya Ketua, Sekretaris dan Bendahara Partai, namun kali ini lengkap dengan Korwil Korwil nya Kota Bandung – Kota Cimahi diantara nya Tom Maskun, Nia, Beddy Budiman, Yunandar Eka Prawira, dan Inne Purwadewi termasuk juga Dr Rinie Choerunisa.

Cimahi memang besar namun jalan nya yang kecil sehingga perjalanan dari Kota Bandung ke Cimahi mencapai 3 jam, untuk itu kita kedepan nya perlu punya Gubernur supaya bisa bersinergis dengan Walikota.

Road show DPD PDI P Provinsi Jawa Barat ke Kota Cimahi saat ini yang ke Dua Puluh setelah dari Kota / Kabupaten sebelum nya, padahal umur DPD PDI P yang di pimpin Ono Surono baru Tiga Bulan, itu tanda nya agar DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi mau Road Show Ke Pengurus Ranting ,ungkap nya

Lanjut, Ir. Ketut Sustiawan Selaku Sekretaris DPD PDI P Jawa Barat bahwa Kota Cimahi lahir di Tahun 2002 yang mempunyai anggota DPRD Kota Cimahi dari PDIP mencapai 11 Kursi yang sebelumnya Cimahi bagian dari Kabupaten Bandung.

Kota Cimahi pun paling ruwet, setiap Konfercab selalu dengan kekisruhan pada waktu itu, kali ini justru berbeda Konfercab untuk memilih Ketua, Sekretaris dan Bendahara justru di tunjuk oleh DPP Partai, artinya Partai dalam hal ini sudah berubah karena kita sudah jadi Partai Pelopor dimana ada nya Kepemimpinan Sentral, adanya Demokrasi terpimpin sehingga Pertanggung Jawaban DPC PDI P Partai itu langsung ke DPP Pusat, tuturnya.

Lanjut, Ir. Ketut Sustiawan mengatakan Anggota DPRD Kota Cimahi di Tahun 2002 meraih 11 kursi, di Tahun 2004 turun jadi 6 Kursi, merosot lagi di Tahun 2009 meraih 4 Kursi, berubah naik di Tahun 2014 meraih 7 Kursi hingga Ketua DPRD di duduki oleh Kader PDIP yaitu Achmad Gunawan SH MH, dalam Pemilihan Kemaren 2019 PDIP Kota Cimahi turun meraih 6 Kursi itu di sebab kan adanya penambahan satu Dapil, maka itu kita namakan ” Dedications Of Life ” ( Saya adalah Manusia biasa dan Saya tidak Sempurna ).
PDIP ada bukan ujug ujug, namun PDIP ada karena PDI P terlahir dari PNI Marhaen pada waktu Jaman Bung Karno, dari mulai PDI segi tiga terus segi lima yang hingga akhir nya di Jaman Reformasi Hj. Megawati Soekarno Putri di buat jadi bulat dengan simbol Perjuangan yang tiada hentinya, Perjuangan yang tidak ada batas nya untuk mencapai masyarakat Indonesia yang Adil dan Makmur.

Di akhir sambutannya Ir. Ketut Sustiawan menjelaskan bahwa PDI Perjuangan menjadi Partai Pelopor itu berdasarkan hasil Kongres Bali Agustus 2019 di mana PDIP sebagai obor untuk menerangi dan menggerakan rakyat. Ungkapnya.

Ono Surono Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat mengatakan Road Show ke Dua Puluh yang di lakukan nya ini tidak lain hal nya untuk memboomingkan Program Tiga Pilar Partai yakni Pancasila dan mewujudkan Trisakti sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Beliau ingin merubah Jawa Barat dengan Jabar Bangkit, dimana di Pemilu Tahun 2014 lalu PDI Perjuangan sebagai Partai Pemenang sehingga Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat di raih oleh PDI Perjuangan yang di pegang oleh Inne Purwadewi, kini kursi Ketua DPRD Provinsi lepas di Pemilu Tahun 2019 dan meraih urutan ketiga menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi setelah Gerindra, PKS, untuk itu Jabar Bangkit di tahun 2024 kita harus rebut kembali Kursi tersebut, ungkapnya.

Lanjut, Ketua DPD PDI P Provinsi Jawa Barat Ono Surono, Road Show di Kota Cimahi selain para pengurus DPD PDI P dan Korwil Kota Bandung – Kota Cimahi, juga hadir salah satu Calon Bupati Kabupaten Bandung Hardjoko S ikut dalam acara Road Show di DPC PDI P Kota Cimahi.

Merosotnya jumlah kursi suara PDI P di Jawa Barat pada Pemilu Tahun 2019 dari mulai tingkat Kota / Kabupaten, Provinsi hingga ke Pusat maka tata kelola Partai ke depan harus di rubah, terutama untuk Pengurus Ranting PDI P yang ada di Kota Cimahi, Ono Surono menginstruksikan kepada Ir. Ajay. M. Priatna, MM selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi untuk menunjuk calon Ketua Pengurus Ranting minimal tamatan Sarjana.

Menurutnya agar bisa memfasilitasi masyarakat serta bisa mengawal dan mengawasi pihak Kelurahan baik itu pengajuan rehab rumah, mengajukan data penduduk miskin yang berkenaan dengan Program Kerakyatan.

Ketua, Sekretaris dan Bendahara Pengurus Ranting PDI P di wajibkan menguasai wilayahnya dan bisa memetakan baik itu Peta Politik, Peta Sisial, peta Keagamaan untuk di laporkan data tersebut ke Pengurus DPC PDI P. Ujar nya

Ketua DPD PDI P Provinsi Jawa Barat akan memanggil 6 orang anggota DPRD Kota Cimahi bersama Walikota nya untuk membedah program program yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat, karena Kota Cimahi Sudah memenuhi syarat dengan pola pembangunan berdikari, dan saya pun ( Ono Surono) akan memanggil DPRD Provinsi yang ada baik itu Komisi Satu, Dua maupun Komisi Lima untuk membedah dan mensinergiskan dengan anggota DPRD Kota / Kabupaten.

Di singgung juga Kader Kader PDI Perjuangan Kota Cimahi dari mulai Pengurus Anak Ranting, Pengurus Ranting, juga Pengurus Anak Cabang gimana supaya bisa sehat, maka Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat melakukan terobosan baru dengan ketransparansian program ptogram nengenai anggaran dengan di adakan nya Koperasi yang di bentuk dan di bawah naungan DPC Partai untuk di berdayakan di saat ada Reses Dewan maka segala kebutuhan Reses baik itu tenda, kursi dan lain nya anggota Koperasi yang mengolah nya, pungkas nya.

Inne Purwadewi selaku Bendahara DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat menyatakan bahwa syarat Partai Pelopor yang mempunyai Walikota dan Ketua DPRD harus memiliki kesekretariat Partai, dan di 2024 di Kota Cimahi harus menang karena memiliki Kepala Daerah, dan bisa di sinergiskan antara walikota, anggota DPRD dengan para dinas sebagai jembatan untuk para pengurus Partai baik itu Pengurus Ranting maupun Pengurus PAC.

Terakhir Inne Purwadewi mengungkap kan amanat dari Kongres setiap ada Kegiatan Partai yang menggunakan dana harus ada perencanaan, evaluasi dan lainya, Kota Cimahi Kota Kecil tapi tidak sedikit anggarannya, sy berharap Pengurus Ranting ,PAC sebagai Pelopor, sebagai ujung tombak yang melaksanakan program ini dan diberi bantuan untuk UMKM, karena mereka ini kedepan nya akan ikut serta memenangkan nya, ungkapnya….. Dadang/Harto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *