TERKAIT MURID DIDUGA KORBAN BULLY !!! INI KATA KEPSEK SDN PASIRTENJO 2

oleh -1 views

Pandeglang- Eti Rusmiati Kepala sekolah SDN Pasirtenjo 2 Kecamatan Sindangresmi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten menjawab pemberitan yang diterbitkan Media ini,Soal AR Murid Kelas 5,yang memutuskan pindah Sekolah karena malu Dan Takut.Akibat dituduh melakukan pungutan atau pemalakan kepada siswa yang tidak masuk sekolah Padahal ulah AR tersebut menurut Arta Wijaya Orang Tua dari AR,semua itu atas perintah dari oknum Guru bernama Abad
Senin lalu (4/11/19). Kepala Sekolah SDN pasirtenjo 2 didampingi korwil mengatakan bahwa pemberitaan seperti itu berakibat jelek Sekolah dan Instansi pendidikan,pihaknya sangat menyayangkan terkait pemalakan atau pungutan yang diduga disuruh oleh salah satu Guru di Sekolah itu belum tentu benar ” Kaya yang gak lulus sekolah wartawan saja membuat berita.’Celetuknya.

Apipi Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Sindangresmi pun turut berbicara .’Benar dan tidaknya informasi itu seharusnya dikonfirmasi dulu jangan naik berita senaknya saja. Kaya yang mau menjelekan Pendidikan Kecamatan Sindangresmi.Terus jangan dulu dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten.’

Diruntut dari apa yang diutarakan Kepala Sekolah serta Korwil Dinas Pendidikan adalah sesuatu yang diduga asal comment,sebab sebelum Berita tersebut dirilis,Wartawan sudah berupaya datang ke Sekolah untuk menemui orang-orang yang dimaksud,akan tetapi tidak ada di tempat,disisi lain Wartawan berkewajiban melakukan tugas jurnalisnya sebagaimana yang di instruksikan redaktur soal disiplin dan tepat waktu dalam pengiriman hasil liputan.Sehingga akhir dari pemberitaan tersebut tertulis ketika Berita dirilis orang yang dimaksud belum bisa ditemui,Artinya Wartawan terbuka kepada narasumber untuk melakukan Hak jawab,Hak sanggah dan Hak klarifikasi demi keseimbanagan dalam sebuah topik pemberitaan.

Jika Kepala Sekolah mempersoalkan soal latar belakang Pendidikan Wartawan,justeru Wartawan akan balik bertanya kemana saat itu Kepala Sekolah sebab Guru yang memberikan keterangan pada Wartawan berucap ‘TIDAK ADA DAN TIDAK TAHU.’ Kalau begitu kejadiannya apa makna kalimat FAKTA INTEGRITAS yang ditandatangani oleh bersangkutan sebagai benteng gaji pokok,sertifikasi,Tunjangan Jabatan,dan Gaji ke 13.Sebaiknya sekali-sekali Dinas yang terlibat dalam dunia pendidikan melakukan Bedah Absensi melalui sidak.Begitupun jika Korwil Pendidikan mengatakan agar wartawan tidak asal melaporkan pada Dinas Pendidikan Pandeglang.Makna laporan adalah datangnya orang pada Institusi dimaksud kemudian melaporakan,prediketnya adalah Pelapor dan harus ada yang terlapor.

Berpijak dari latar belakang kejadian AR,Ketua Kelas,Murid yang tidak masuk Sekolah serta dugaan Perintah dari Guru.Wartawan harus mengungkapkan kebenaran dengan sebenar benarnya Wartawan harus menemui Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan melakukan wawancara dengan psikologi Anak.sebagaimana UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 pasal 4 ayat 1 – 4 .*** (Nuryahman/rusdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *