Aksi Damai Di Gedung DPRD Barito Utara !! Hasilnya Pilkades Desa Inu resmi Ditunda

oleh -6 views

Muara Teweh GI News ■ Konflik pemilihan Kades Desa Muara Inu Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Rudi Syahrudin, sampai ke DPRD Kabupaten Barito Utara, Rudi Syahrudin bersama pendukungnya melakukan aksi damai di gedung DPRD setempat pada Selasa (5/11/2019).

Dalam aksi tersebut mereka menyampaikan permasalahan adanya dugaan bahwa pelaksanaan tes tertulis dan wawancara yang dilakukan oleh panitia seleksi bakal calon tingkat Kabupaten diduga ada ketidak beresan dan bermasalah.

Permasalahan dan ketidakberesan yang di lakukan oleh pihak panitia seleksi menurut Rudi, adalah tidak disampaikan nya secara terbuka hasil tes tertulis dalam lebaran soal, selain itu pihak panitia juga membakar dokumen materi soal dan jawaban tes tersebut.

Sementara itu H.Mulyar Samsi yang merupakan politisi senior Fraksi PDIP menandaskan bahwa perbuatan membakar dukumen soal dan jawaban dari pihak panitia dengan berasumsi bisa menimbulkan masalah adalah tindak pidana.

“Anda hanya dengan berdasarkan asumsi lalu membakar barang bukti lembaran soal dan jawaban, itu adalah perbuatan tindak pidana, dan apabila bapak calon kades Rudi Syahrudin melakukan gugatan saya yakin ini akan kena,” ujar H.Milyar sambil menunjuk Kabid Pemerintahan Desa BPMDA

Anggota DPRD yang lain H.Tajeri juga memaparkan bahwa dokumen yang sifatnya penting tidak boleh dibakar, kalau dibakar harus ada dasar dan ketentuannya sehingga dokumen sepenting itu di bakar, harusnya dokumen itu diarsipkan sampai tahapan dan proses pilkades selesai dilaksanakan.

“Kalau hanya berdasarkan asumsi jangan dibicarakan di gedung dewan sini, Saya yakin kalau ini di gugat kepengadilan pemerintah daerah akan kalah, karena dokumen yang menjadi barang bukti sudah dibakar,”ungkap H.Tajeri.

Hal senada juga di utarakan oleh anggota DPRD lain H.Abri yang menyatakan bahwa penyelengaran tahapan Pilkades di Desa Muara Inu ada masalah,” Kita harus akui dari beberapa keterangan di pertemuan ini di tengarai bahwa seleksi Pilkades di Desa Muara Inu memang bermasalah, dan untuk sementara harus ditunda sampai ada solusinya,”ujarnya.

Setelah sempat alot akhirnya antara calon kades, DPRD dan Pemda Barito Utara dalam hal ini di wakili oleh Sekda Jainal Abidin disepakati bahwa Pilkades khusus desa Muara Inu untuk ditunda sampai ada solusi terhadap persolan ini.(Bbg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *