Dampak Realisasi Mebelair Tidak Mencukupi Quota !!! Kepsek SDN 1 Banding Agung Diduga Lakukan Pungutan Melalui Komite Rp. 80 Ribu

oleh -4 views

GLOBAL TV INVESTIGASI NEWS ■ TANGGAMUS – Akibat dari realisasi mebelair dinas pendidikan kabupaten Tanggamus tidak mencukupi Kuota kelas di SDN 1 Banding Agung ( Sahperi ), kepala sekolah lakukan pungutan melalui komite sebanyak Rp. 80 ribu/ wali murid yang berjumlah 550 siswa, hal ini di benarkan kepala sekolah setelah di konfirmasi globalinvestigasinews.co.id, di ruangan kerjanya, Senin (4/11).

Dipaparkan Sahperi, pada mulanya setelah mendapatkan bantuan dana Dak tahun 2018 dengan nilai anggaran sejumlah kisaran 2 M lebih, yang di bangun oleh rekanan pemenang tender dari dinas pendidikan kabupaten Tanggamus, sebanyak 10 ruangan kelas belajar yang berlantai 2.

” Kami setelah di bangunkan 10 RKB melaui dana DAK hanya menerima mobailer sebanyak 168 kursi berikut meja belajar 84 meja belajar hanya memenuhi 6 ruang kelas dengan rincian satu ruangan kelas 14 meja dan 28 kursi ” bebernya dengan sebuah lembaran kertas yang tanda tangan kontraknya tertutupi.

Kepala sekolah melanjutkan, karna tersisa 4 ruangan kelas yang belum memiliki mobailer, maka pihak sekolahan mengadakan rapat bersama komite untuk mensiasati ruangan kelas yang belum memilki mobailer dengan cara mengumpulkan wali murid untuk menyepakati pengadaan mobailer yang belum di adakan oleh dinas pendidikan kabupaten Tanggamus.

” Saya sudah berkonsultasi dengan kabid Saspras dinas Pendidikan, Kabid saspras mempersilahkan kepada saya asal tidak menabrak aturan ( UU wajib belajar 9 th,red) ” tandasnya.

Hingga berita ini di terbitkan pihak dinas pendidikan kabupaten Tanggamus belum dapat di konfirmasi. (Syahrul).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *