Ketua Apdesi Kecamatan Kasui Salahkan System Terkait Input Data PKH Yang Diduga Tidak Valid

oleh -0 views

Waykanan Lampung ■ ginewstvinvestigasi.com – Ketua Apdesi Kecamatan Kasui salahkan sistem yang ada tidak berfungsi. terkait input data Program Keluarga Harapan (PKH) yang diduga tidak valid sehingga mengakibatkan adanya warga kurang mampu tidak tercover sebagai penerima PKH .

Menurut M. Solidin, sebagai ketua APDESI Kecamatan yang mewakili seluruh Kepala Kampung sekecamatan Kasui sebelumnya telah mendapat selebaran dari Dinas Sosial melalui Kecamatan

Didalam surat tersebut kata Solihin, kami di suruh mendata Masyarakat yang tidak mampu dan itu sudah kami lakukan bahkan itu bukti tanda serah terimanya ada, kata dia saat di konfirmasi di rumahnya di Kampung Gelombang Panjang Kecamatan Kasui. Selasa 12 / 11 / 2019.

“Jadi kami seluruh Kepala Kampung se Kecamatan Kasui sudah berupaya dengan sungguh-sungguh agar warga yang mendapat bantuan tepat sasaran serta layak menerima,” ungkapnya.

Masih kata ketua APDESI, sedangkan data itu mulai kami di lantik dari Desember 2016 sampai sekarang itu berarti sudah tiga kali melakukan pendataan.

“Tapi justru yang keluar hanya itu – itu saja, jadi kami mengharapkan untuk kedepan nya agar supaya data yang sudah kami setorkan dapat tersalurkan semuanya di masing-masing setiap kampung,” pungkasnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh kepala kampung Tanjung Bulan Hamka mengatakan mereka telah memasukan data sesuai yang di minta oleh Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, tetap yg keluar data lama .

“Kami berharap supaya aplikasi untuk input data warga miskin diperbaiki dahulu dari Tingkat Kabupaten sampai Nasional ,jangan seolah-olah kami kepala Kampung tidak ada pengawasan dalam input data warga kampung kami.” Tegas Hamka.

Sementara itu Kadis Sosial Pardi,SH,MM ketika di hubungi menjelaskan bahwa program penginputan data warga miskin telah dilakukan secara digital sejak tahun 2017 akhir sampai sekarang.

” Semua operator kampung dan perangkat kampung telah dilatih untuk menginput data warga miskin di kampung masing-masing ,” tambah Pardi.

“Dinas Sosial siap ngebantu Kampung yang kesulitan menginput data dan kalau ada kendala di lapangan Dinas Sosial juga siap turun membantu , karena input data dari kampung langsung kami setorkan ke Kementrian Sosial , mereka yang menetapkan warga penerima bantuan.,” Tutup Kadis Sosial.(Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *