DPRK Simeulue Gelar RDP Terkait Pemecatan Imam Masjid Agung Ustadz Supriadi

oleh -4 views

Sinabang – Ginewstvinvestigasi.com – Menanggapi berita pemberhentian Imam Masjid Agung Simeulue yang dimuat ginewstvinvestigasi.com Jumat 8 November 2019 lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Simeulue (DPRK) melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), dengan menghadirkan Ustadz Supriadi dan Dinas Syariat Islam, Selasa 12 November 2019.

Sidang Dewan yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRK Simeulue, Poni Harjo dan Sunardi Sihombing ini nyaris dibatalkan, karenakan perbedaan pandangan sejumlah anggota DPRK.

Sunardi Sihombing selaku Wakil Ketua II DPRK Simeulue Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Simeulue, menjelaskan kepada pihak media ginewstvinvestigasi.com, alasan DPRK Simeulue melakukan rapat RDP untuk meminta penjelasan dari Ustadz Supriadi dan Dinas Syariat Islam.

“Kita minta penjelasan mereka terlebih dahulu, karena ini sudah viral kemana-mana, kita ingin tahu apa permasalahan sebenarnya,” kata Sunardi.

Ia menambahkan sejauh ini belum dilakukan pemanggilan terhadap Bupati Simeulue, karena tahapannya masih menyelidiki penyebab diberhentikannya salah satu imam Masjid Agung Simeulue tersebut.

Terkait masalah itu, tidak menutup kemungkinan Bupati Simeulue akan dipanggil DPRK untuk dimintai keterangan, terkait perintahnya untuk memberhentikan imam Masjid Agung.

Sementara itu, Nurhayati, Anggota DPRK Simeulue, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dalam penyampaiannya mengaku prihatin dengan pemecatan Imam Masjid Agung, Ustadz Supriadi dan mendesak sidang dilanjutkan. “Kesalahannya kecil sekali, saya berharap beliau kembali menjadi Imam di Masjid Agung Simeulue,” ungkapnya.

Kemudian, Ustadz Supriadi menjelaskan kepada dewan, dirinya juga admin dan pelatih peserta Musabaqah Titawatil Qur’an (MTQ) Aceh 2019.

Ustadz Supriadi, diberhentikan Bupati Simeulue melalui Dinas Syariat Islam. Karena ustadz berani menyentil Pemerintah daerah (Pemda) Simeulue, mengingatkan bonus peserta MTQ yang berprestasi di grup Whatsapp.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah, Teupah Selatan, Ustadz Abun Fahmi, menyampaikan hal yang sama atas viralnya pemberhentian Imam Mesjid Agung Simeulue. Beliau berharap kepada masyarakat Simeulue untuk saling menjaga ukhwah islamiyah.

“Saya menghimbau agar masyarakat kita sejuk, damai, dan tidak saling menghujat satu sama lain. Karena sudah viral, agar tidak terjadi fitnah, permasalahan ini harus cepat terselesaikan,” ungkapnya.

SNB.RB13112019
Kabiro SML(hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *